Menjelaskan iman yang dengannya seseorang diterima masuk ke surga, dan bahwa orang yang berpegang teguh pada apa yang diperintahkan kepadanya akan masuk surga Sahih Muslim 15 a

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، وَأَبُو كُرَيْبٍ - وَاللَّفْظُ لأَبِي كُرَيْبٍ - قَالاَ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ أَبِي سُفْيَانَ، عَنْ جَابِرٍ، قَالَ أَتَى النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم النُّعْمَانُ بْنُ قَوْقَلٍ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِذَاصَلَّيْتُ الْمَكْتُوبَةَ وَحَرَّمْتُ الْحَرَامَ وَأَحْلَلْتُ الْحَلاَلَ أَأَدْخُلُ الْجَنَّةَ فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ نَعَمْ ‏"‏ ‏.‏
Terjemahan
Diriwayatkan pada otoritas Jabir bahwa Nu'man b. Qaufal datang kepada Nabi (صلى الله عليه وسلم) dan berkata

Apakah saya akan masuk surga jika saya mengucapkan doa-doa wajib dan menyangkal diri saya sendiri apa yang dilarang dan memperlakukan itu sebagai halal apa yang telah diizinkan (oleh Syariah)? Nabi (صلى الله عليه وسلم) menjawab dengan setuju.