Peringatan Api bagi orang yang bersumpah palsu untuk secara tidak sah mengambil hak Muslim lain Sahih Muslim 139 b

Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ، وَإِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، جَمِيعًا عَنْ أَبِي الْوَلِيدِ، قَالَ زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ، حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ، عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ وَائِلٍ، عَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ، قَالَ كُنْتُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَأَتَاهُ رَجُلاَنِ يَخْتَصِمَانِ فِي أَرْضٍ فَقَالَ أَحَدُهُمَا إِنَّ هَذَا انْتَزَى عَلَى أَرْضِي يَا رَسُولَ اللَّهِ فِي الْجَاهِلِيَّةِ - وَهُوَ امْرُؤُ الْقَيْسِ بْنُ عَابِسٍ الْكِنْدِيُّ وَخَصْمُهُ رَبِيعَةُ بْنُ عِبْدَانَ - قَالَ ‏"‏ بَيِّنَتُكَ ‏"‏ ‏.‏ قَالَ لَيْسَ لِي بَيِّنَةٌ ‏.‏ قَالَ ‏"‏ يَمِينُهُ ‏"‏ ‏.‏ قَالَ إِذًا يَذْهَبُ بِهَا ‏.‏ قَالَ ‏"‏ لَيْسَ لَكَ إِلاَّ ذَاكَ ‏"‏ ‏.‏ قَالَ فَلَمَّا قَامَ لِيَحْلِفَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏"‏مَنِ اقْتَطَعَ أَرْضًا ظَالِمًا لَقِيَ اللَّهَ وَهُوَ عَلَيْهِ غَضْبَانُ ‏"‏ ‏.‏ قَالَ إِسْحَاقُ فِي رِوَايَتِهِ رَبِيعَةُ بْنُ عَيْدَانَ
Terjemahan
Wa'il melaporkannya atas otoritas ayahnya Hujr

Saya bersama Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bahwa dua orang datang ke sana berdebat tentang sebidang tanah. Salah satu dari mereka berkata: Rasulullah, orang ini merampas tanah saya tanpa pembenaran pada hari-hari kebodohan. (Penggugat) adalah Imru'l-Qais b. 'Abis al-Kindi dan lawannya adalah Rabi'a b. 'Iban Dia (Nabi Suci) berkata (kepada penggugat): Apakah kamu telah membuktikan (untuk mendukung dakwaanmu)? Dia menjawab: Saya tidak punya bukti. Atas hal ini dia (Rasulullah) berkomentar: Maka sumpahnya (yang berasal dari terdakwa) adalah sumpah. Dia (penggugat) berkata: Dalam hal ini dia (tergugat) akan mengambil ini (properti). Dia (Nabi Suci) berkata: Tidak ada jalan lain yang tersisa bagimu selain ini. Dia (perawi) berkata: Ketika dia (terdakwa) berdiri untuk bersumpah, Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: Dia yang mengambil tanah itu secara salah akan bertemu dengan Allah dalam keadaan Dia akan marah kepadanya. Ishaq dalam riwayatnya menyebutkan Rabi'a b. 'Aidan (bukan Rabi'a b. 'Ibdan).