Sahih Muslim

Sahih Muslim 144 b

Mengklarifikasi bahwa Islam dimulai sebagai sesuatu yang aneh, dan akan kembali menjadi sesuatu yang aneh, dan akan mundur di antara dua Masajid
Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنِي ابْنُ أَبِي عُمَرَ، حَدَّثَنَا مَرْوَانُ الْفَزَارِيُّ، حَدَّثَنَا أَبُو مَالِكٍ الأَشْجَعِيُّ، عَنْ رِبْعِيٍّ، قَالَ لَمَّا قَدِمَ حُذَيْفَةُ مِنْ عِنْدِ عُمَرَ جَلَسَ فَحَدَّثَنَا فَقَالَ إِنَّ أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ أَمْسِ لَمَّا جَلَسْتُ إِلَيْهِ سَأَلَ أَصْحَابَهُ أَيُّكُمْ يَحْفَظُ قَوْلَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فِي الْفِتَنِ وَسَاقَ الْحَدِيثَ بِمِثْلِ حَدِيثِ أَبِي خَالِدٍ وَلَمْ يَذْكُرْ تَفْسِيرَ أَبِي مَالِكٍ لِقَوْلِهِ ‏"‏ مُرْبَادًّا مُجَخِّيًا ‏"‏ ‏.‏
Terjemahan
Ini diriwayatkan tentang otoritas Rib'i (lahir Hirash). Ketika Hudhaifa datang dari 'Umar, dia duduk untuk meriwayatkan kepada kami dan berkata

Sesungguhnya kemarin ketika aku duduk bersama Panglima orang-orang yang beriman, dia bertanya kepada para sahabatnya: Kapan di antara kamu menyimpan dalam ingatannya perkataan Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) sehubungan dengan kekacauan itu? -dan dia mengutip hadits seperti hadits yang diriwayatkan tentang otoritas Abu Khalid, tetapi dia tidak menyebutkan penjelasan kata-katanya (Murbaddan) dan (Mujakhiyyah).