Sahih Muslim

Sahih Muslim 176 b

Arti Firman Allah, Yang Maha Kuasa dan Maha Mulia: Dan sesungguhnya dia melihatnya pada saat turun kedua (di lain waktu)"; Dan apakah nabi (saws) melihat tuannya pada malam Isra?
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، وَأَبُو سَعِيدٍ الأَشَجُّ جَمِيعًا عَنْ وَكِيعٍ، - قَالَ الأَشَجُّ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، - حَدَّثَنَا الأَعْمَشُ، عَنْ زِيَادِ بْنِ الْحُصَيْنِ أَبِي جَهْمَةَ، عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ ‏‏{‏ مَا كَذَبَ الْفُؤَادُ مَا رَأَى‏}‏ ‏‏{‏ وَلَقَدْ رَآهُ نَزْلَةً أُخْرَى‏}‏ قَالَرَآهُ بِفُؤَادِهِ مَرَّتَيْنِ ‏.‏
Terjemahan
Diriwayatkan pada otoritas Ibnu Abbas bahwa kata-kata itu

"Hati tidak menyangkal apa yang dilihatnya" (al-Qur'an, Iiii. 11) dan "Sesungguhnya dia melihat Dia dalam keturunan lain" (al-Qur'an, Iiii. 13) menyiratkan bahwa dia melihatnya dua kali dengan hatinya.