Sahih Muslim
Sahih Muslim 323
وَحَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، وَمُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ، قَالَ إِسْحَاقُ أَخْبَرَنَا وَقَالَ ابْنُ حَاتِمٍ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ، أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ، أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ، قَالَ أَكْبَرُ عِلْمِي وَالَّذِي يَخْطُرُ عَلَى بَالِي أَنَّ أَبَا الشَّعْثَاءِ أَخْبَرَنِي أَنَّ ابْنَ عَبَّاسٍ أَخْبَرَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم كَانَ يَغْتَسِلُ بِفَضْلِ مَيْمُونَةَ .
Ishaq bin Ibrahim dan Muhammad bin Hatim telah meriwayatkan kepada kami. Ishaq berkata, “Telah memberitakan kepada kami,” sedangkan Ibnu Hatim berkata, “Muhammad bin Bakar telah meriwayatkan kepada kami; Ibnu Juraij telah memberitakan kepada kami; Amr bin Dinar telah memberitakan kepadaku.” Ia berkata, “Menurut dugaan terkuatku dan yang terlintas dalam pikiranku, Abu Sya'tsa telah memberitakan kepadaku bahwa Ibnu Abbas memberitahunya bahwa Rasulullah (semoga Allah melimpahkan selawat dan keselamatan kepadanya) mandi dengan sisa air yang digunakan Maimunah.”