Sahih Muslim

Sahih Muslim 326 b

Jumlah air yang direkomendasikan untuk melakukan ghusl dalam kasus janabah; seorang pria dan wanita mencuci dari satu bejana; salah satu dari mereka mencuci dengan sisa air yang lain
Teks hadis bahasa Arab
وَحَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا ابْنُ عُلَيَّةَ، ح وَحَدَّثَنِي عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ، حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ، عَنْ أَبِي رَيْحَانَةَ، عَنْ سَفِينَةَ، - قَالَ أَبُو بَكْرٍ - صَاحِبُ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلميَغْتَسِلُ بِالصَّاعِ وَيَتَطَهَّرُ بِالْمُدِّ ‏.‏وَفِي حَدِيثِ ابْنِ حُجْرٍ أَوْ قَالَ وَيُطَهِّرُهُ الْمُدُّ ‏.‏ وَقَالَ وَقَدْ كَانَ كَبِرَ وَمَا كُنْتُ أَثِقُ بِحَدِيثِهِ
Terjemahan
Safina melaporkan bahwa Abu Bakar, Sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, mengamati

Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) mandi dengan satu Sa' air dan berwudhu dengan satu Mudd (air); dan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Hujr kata-kata adalah: Satu Mudd cukup untuk wudhu (Nabi Suci). Dan Ibnu Hujr mengatakan bahwa (Syaikhnya) Isma'il sudah jauh lebih tua, dan karena inilah dia tidak dapat sepenuhnya bergantung padanya untuk tradisi ini.