Mengklarifikasi bahwa puasa dimulai saat fajar, dan seseorang boleh makan dan selain itu sampai fajar dimulai; Dan memperjelas fajar yang berkaitan dengan hukum tentang awal puasa dan awal waktu Sholat Subh, dan selain itu, yaitu Fajar Kedua, yang disebut Fajar Sejati. Fajar Pertama, yang merupakan Fajar Palsu, tidak ada hubungannya dengan keputusan Sahih Muslim 1090

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ إِدْرِيسَ، عَنْ حُصَيْنٍ، عَنِ الشَّعْبِيِّ، عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ، - رضى الله عنه - قَالَ لَمَّا نَزَلَتْ ‏‏{‏ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ‏}‏ قَالَ لَهُ عَدِيُّ بْنُ حَاتِمٍ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أَجْعَلُ تَحْتَ وِسَادَتِي عِقَالَيْنِ عِقَالاً أَبْيَضَ وَعِقَالاً أَسْوَدَ أَعْرِفُ اللَّيْلَ مِنَ النَّهَارِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏"‏إِنَّ وِسَادَتَكَ لَعَرِيضٌ إِنَّمَا هُوَ سَوَادُ اللَّيْلِ وَبَيَاضُ النَّهَارِ ‏"
Terjemahan
'Adi b. Hatim (Allah ridha kepadanya) menceritakan bahwa ketika (ayat ini) diturunkan

" Sampai garis putih fajar menjadi berbeda dari garis-garis gelap" (ii. 187) Adi b. Hatim bersabda: Rasulullah, sesungguhnya aku menyimpan di bawah bantalku dua tali, satu putih dan yang lain hitam, yang dengannya aku membedakan malam dan fajar. Atas hal ini Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: Bantalmu tampaknya sangat besar. Karena kata khait menyiratkan kegelapan malam dan putihnya fajar.