Sahih Muslim
Sahih Muslim 2241 b
Larangan Membunuh Semut
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، حَدَّثَنَا الْمُغِيرَةُ، - يَعْنِي ابْنَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحِزَامِيَّ - عَنْ
أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ "نَزَلَ نَبِيٌّ
مِنَ الأَنْبِيَاءِ تَحْتَ شَجَرَةٍ فَلَدَغَتْهُ نَمْلَةٌ فَأَمَرَ بِجِهَازِهِ فَأُخْرِجَ مِنْ تَحْتِهَا ثُمَّ أَمَرَ بِهَا فَأُحْرِقَتْ
فَأَوْحَى اللَّهُ إِلَيْهِ فَهَلاَّ نَمْلَةً وَاحِدَةً "
Terjemahan
Abu Huraira melaporkan bahwa Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda
Seorang Rasul dari antara para Rasul Allah berkemah di bawah pohon, dan seekor semut menggigitnya, dan dia memerintahkan barang-barangnya untuk dipindahkan dari bawah pohon itu. Kemudian dia memerintahkan dan itu dibakar, dan Allah menyatakan kepada bin): "Mengapa seekor semut (yang telah menggigitmu) tidak dibunuh?"