"Dia mendekati-Ku dengan jarak tangan, Aku mendekatinya dengan ruang (tertutup) oleh dua tangan."
Kitab yang Berkaitan dengan Mengingat Allah, Doa, Taubat, dan Memohon Ampunan
Sahih Muslim - Hadis 2675b
Teks Hadis
"Dia mendekat kepada-Ku sejauh sejengkal tangan, Aku mendekat kepadanya sejauh dua jengkal tangan."
Komentar
Tradisi suci (hadis qudsi) ini mengungkapkan rahmat dan kemurahan hati Allah yang tak terbatas terhadap hamba-hamba-Nya. Ketika seorang mukmin mengambil satu langkah menuju Allah melalui ketaatan, ibadah, dan zikir, Allah merespons dengan kedekatan dan penerimaan yang luar biasa.
"Sejengkal tangan" mewakili upaya terbatas dari hamba, sementara "dua jengkal tangan" melambangkan respons Allah yang melimpah dan murah hati. Ini menunjukkan bahwa pahala ilahi jauh melampaui upaya manusia, karena kapasitas Allah untuk memberi jauh lebih besar daripada kapasitas kita untuk menerima.
Para ulama menjelaskan ini sebagai alegori yang menggambarkan bahwa ketika hamba dengan tulus berpaling kepada Allah, Allah mendekat dengan rahmat, kasih sayang, dan kedekatan spiritual yang berlipat ganda. Ini seharusnya menginspirasi harapan dan mendorong ketekunan dalam ibadah, mengetahui bahwa bahkan tindakan ibadah terkecil kita dihadiahi dengan kemurahan hati ilahi yang tak terukur.
Signifikansi Spiritual
Ajaran ini menekankan sifat timbal balik dari hubungan ilahi-manusia dan berfungsi sebagai dorongan yang mendalam bagi para pencari spiritual untuk secara konsisten terlibat dalam zikir dan ibadah.