حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ، مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلاَءِ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، عَنْ جَعْفَرِ بْنِ بُرْقَانَ، عَنْ يَزِيدَ، بْنِ الأَصَمِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ إِنَّ اللَّهَ يَقُولُ أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي وَأَنَا مَعَهُ إِذَا دَعَانِي ‏"‏ ‏.‏
Terjemahan
Abu Huraira melaporkan Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) mengatakan bahwa Allah Ta'Maha Mulia berfirman

Aku hidup dalam pikiran hamba-Ku saat dia memikirkan Aku, dan Aku bersamanya, saat dia mengingat-Ku. Dan jika dia mengingat-Ku di dalam hatinya, Aku juga mengingatnya di dalam Hati-Ku, dan jika dia mengingat-Ku dalam kebaktian, Aku mengingatnya di dalam pertemuan, lebih baik daripada dia (melakukan itu), dan jika dia mendekati-Ku dengan rentang telapak tangan, Aku mendekatinya dengan hasta, dan jika dia mendekati-Ku dengan hasta, Aku mendekatinya dengan ruang (ditutupi oleh) dua tangan. Dan jika dia berjalan ke arah-Ku, Aku bergegas ke arahnya.

Comment

Kitab yang Berkaitan dengan Peringatan kepada Allah, Doa, Taubat, dan Memohon Ampunan

Sahih Muslim 2675g - Komentar oleh Imam An-Nawawi

Kedekatan Ilahi Melalui Peringatan

Hadis qudsi yang suci ini mengungkapkan rahmat Allah yang tak terbatas dan responsif terhadap peringatan hamba-hamba-Nya. Ketika Allah berkata "Aku hidup dalam pikiran hamba-Ku," itu menandakan perhatian ilahi terhadap kesadaran manusia yang diarahkan kepada Sang Pencipta.

Frasa "sebagaimana dia mengingat Aku" menunjukkan bahwa respons ilahi sesuai persis dengan usaha manusia - kualitas peringatan Allah mencerminkan ketulusan dan cara peringatan hamba.

Tingkatan Respons Ilahi

"Jika dia mengingat Aku dalam hatinya" merujuk pada peringatan diam dan internal, yang direspons Allah dengan peringatan intim dan pribadi dalam Esensi Ilahi-Nya.

"Jika dia mengingat Aku dalam perkumpulan" menunjukkan peringatan publik di antara orang-orang beriman, yang direspons Allah dengan pengakuan publik di antara malaikat dan dalam perkumpulan yang lebih tinggi, dengan peringatan ilahi yang lebih unggul dalam kualitas dan besarnya.

Perkalian Kebaikan Ilahi

Gambaran "jengkal tangan" versus "hasta" menunjukkan respons multiplikatif Allah - usaha manusia, betapapun kecilnya, dihadiahi dengan respons ilahi yang berkali-kali lipat lebih besar.

Perkembangan dari berjalan ke berlari menggambarkan respons ilahi yang meningkat: inisiatif manusia dihadapi dengan akselerasi ilahi, menunjukkan bahwa usaha manusia minimal menarik bantuan ilahi maksimal.

Wawasan Ilmiah

Ibn Rajab al-Hanbali menjelaskan bahwa hadis ini menunjukkan bahwa peringatan Allah terhadap hamba bukan hanya verbal tetapi mencakup perawatan, perlindungan, dan bimbingan ilahi.

Al-Qurtubi mencatat bahwa "perkumpulan" merujuk pada pertemuan di mana Allah diingat, menekankan keunggulan ibadah komunal dan pengakuan ilahi khususnya.