حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ، حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ، - يَعْنِي ابْنَ عُلَيَّةَ - عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ، - وَهُوَ ابْنُ صُهَيْبٍ - قَالَ سَأَلَ قَتَادَةُ أَنَسًا أَىُّ دَعْوَةٍ كَانَ يَدْعُو بِهَا النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم أَكْثَرَ قَالَ كَانَ أَكْثَرُ دَعْوَةٍ يَدْعُو بِهَا يَقُولُ ‏"‏ اللَّهُمَّ آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ ‏"‏ ‏.‏ قَالَ وَكَانَ أَنَسٌ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَدْعُوَ بِدَعْوَةٍ دَعَا بِهَا فَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَدْعُوَ بِدُعَاءٍ دَعَا بِهَا فِيهِ ‏.‏
Terjemahan
Qatada bertanya kepada Anas Doa mana yang sering dilakukan oleh Rasul Allah (صلى الله عليه وسلم). Katanya

Doa yang sering dibuatnya adalah ini: "Ya Allah, berikanlah kami kebaikan di dunia ini dan kebaikan di akhirat dan selamatkan kami dari siksaan Api Neraka." Dia (Qatada) mengatakan bahwa setiap kali Anas harus berdoa dia membuat doa ini, dan setiap kali dia (berniat) untuk membuat doa lain dia (memasukkan) doa ini di dalamnya.

Comment

Doa Komprehensif Nabi

Doa yang mendalam dari Sahih Muslim 2690 a ini mencakup semua kebutuhan duniawi dan spiritual dengan cara yang ringkas namun komprehensif, menunjukkan kebijaksanaan Nabi dalam memilih doa yang bermanfaat universal.

Komentar Ilmiah tentang Tiga Komponen

"Kebaikan di dunia ini" mencakup rezeki yang halal, ilmu yang bermanfaat, persahabatan yang saleh, kesehatan yang baik, dan semua yang memudahkan ketaatan kepada Allah tanpa mengalihkan dari Akhirat.

"Kebaikan di Akhirat" mencakup pengampunan dosa, derajat tinggi di Surga, keridhaan Allah, dan penglihatan Wajah-Nya yang Mulia - kebahagiaan tertinggi.

"Keselamatan dari Api Neraka" mencari perlindungan dari semua yang mengarah pada hukuman, termasuk dosa besar, dosa kecil yang terus-menerus, dan inovasi berbahaya dalam agama.

Kebijaksanaan Pengulangan yang Sering

Praktik Anas ibn Malik yang selalu memasukkan doa ini menunjukkan sifat komprehensifnya - tidak meninggalkan kebaikan yang tidak diminta dan kejahatan yang tidak dijaga. Para ulama mencatat bahwa ketika suatu kebutuhan terlalu spesifik untuk diartikulasikan, doa ini sudah cukup.

Implementasi Praktis

Bacaan kebiasaan Nabi mengajarkan kita untuk mengutamakan doa-doa komprehensif daripada yang spesifik. Mengikuti contoh Anas, umat Islam harus melakukan doa ini secara teratur dalam semua keadaan, terutama setelah shalat wajib.