Sunan an-Nasa'i
Sunan an-Nasa'i 2856
Larangan Menerapkan Aromatik Pada Muhrum Jika Dia Meninggal
Teks hadis bahasa Arab
أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ قُدَامَةَ، قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنِ الْحَكَمِ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ وَقَصَتْ رَجُلاً مُحْرِمًا نَاقَتُهُ فَقَتَلَتْهُ فَأُتِيَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ " اغْسِلُوهُ وَكَفِّنُوهُ وَلاَ تُغَطُّوا رَأْسَهُ وَلاَ تُقَرِّبُوهُ طِيبًا فَإِنَّهُ يُبْعَثُ يُهِلُّ "
Terjemahan
Dikatakan bahwa Ibnu Abbas berkata
“Unta betina seorang ibu di Ihram mematahkan lehernya dan membunuhnya. Dia dibawa ke Rasulullah dan dia berkata: “Cuci dia dan selubung dia, dan jangan menutupi kepalanya, atau membawa parfum di dekatnya, karena dia akan diangkat membaca Talbiyah.” (Sahih) Meninggal