Konsesi yang Memungkinkan Seorang Penyembah Untuk Melundah di Belakangnya Atau Ke Kirinya Sunan an-Nasa'i 726

Teks hadis bahasa Arab
أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ، قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى، عَنْ سُفْيَانَ، قَالَ حَدَّثَنِي مَنْصُورٌ، عَنْ رِبْعِيٍّ، عَنْ طَارِقِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْمُحَارِبِيِّ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ إِذَا كُنْتَ تُصَلِّي فَلاَ تَبْزُقَنَّ بَيْنَ يَدَيْكَ وَلاَ عَنْ يَمِينِكَ وَابْصُقْ خَلْفَكَ أَوْ تِلْقَاءَ شِمَالِكَ إِنْ كَانَ فَارِغًا وَإِلاَّ فَهَكَذَا ‏"‏ ‏.‏ وَبَزَقَ تَحْتَ رِجْلِهِ وَدَلَكَهُ ‏.‏
Terjemahan
Diriwayatkan bahwa Tariq bin 'Abdullah Al-Muharibi berkata

'Ketika kamu berdoa, jangan meludahi ke depan atau ke kananmu. Ludahlah di belakangmu atau ke kirimu jika tidak ada orang di sana, kalau tidak lakukan ini.' Dan dia meludahi di bawah kakinya dan menggosoknya.'"