Sunan an-Nasa'i

Sunan an-Nasa'i 3500

Iddah Seorang Wanita Yang Suaminya Meninggal
Teks hadis bahasa Arab
أَخْبَرَنَا هَنَّادُ بْنُ السَّرِيِّ، عَنْ وَكِيعٍ، عَنْ شُعْبَةَ، قَالَ حَدَّثَنِي حُمَيْدُ بْنُ نَافِعٍ، عَنْ زَيْنَبَ بِنْتِ أُمِّ سَلَمَةَ، قَالَتْ أُمُّ حَبِيبَةَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ ‏"‏ لاَ يَحِلُّ لاِمْرَأَةٍ تُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ تَحِدُّ عَلَى مَيِّتٍ فَوْقَ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ إِلاَّ عَلَى زَوْجٍ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَعَشْرًا ‏"
Terjemahan
Diriwayatkan bahwa Zainab bint Umm Salamah berkata

“Umm Habibah berkata: “Aku mendengar Rasulullah berkata: Tidak diperbolehkan bagi seorang wanita yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir untuk berkabung atas siapa saja yang meninggal lebih dari tiga hari, kecuali seorang suami; (dia berkabung untuknya) selama empat bulan sepuluh (hari).”