Menyebutkan Perintah Rasulullah tentang Perkawinan, Istri-isterinya dan apa yang Diizinkan Allah, Yang Mahakuasa dan Mahakuasa, kepada Nabi ketika dilarang bagi orang lain, karena kebajikan dan kedudukannya yang tinggi Sunan an-Nasa'i 3199
Teks hadis bahasa Arab
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ الْمُخَرِّمِيُّ، قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ كُنْتُأَغَارُ عَلَى اللاَّتِي وَهَبْنَ أَنْفُسَهُنَّ لِلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَأَقُولُ أَوَتَهَبُ الْحُرَّةُ نَفْسَهَا فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ { تُرْجِي مَنْ تَشَاءُ مِنْهُنَّ وَتُؤْوِي إِلَيْكَ مَنْ تَشَاءُ } قُلْتُ وَاللَّهِ مَا أَرَى رَبَّكَ إِلاَّ يُسَارِعُ لَكَ فِي هَوَاكَ .
Terjemahan
Narasi 'Aisha
Diriwayatkan bahwa 'Aisyah berkata: “Dulu saya merasa cemburu terhadap (wanita) yang menawarkan diri mereka (dalam pernikahan) kepada Nabi dan saya berkata: 'Apakah seorang wanita yang bebas menawarkan dirinya sendiri? ' Kemudian Allah Maha Perkasa dan Mahakuasa menyatakan: “Kamu dapat menunda siapa yang kamu kehendaki di antara mereka, dan kamu dapat menerima siapa yang kamu kehendaki”. Aku berkata: “Demi Allah, aku melihat bahwa Tuhanmu cepat menanggapi kehendak-Mu.”