أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ السَّرْحِ، قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ وَهْبٍ، قَالَ أَخْبَرَنِي اللَّيْثُ، عَنِ ابْنِ عَجْلاَنَ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلملَمَّا قَطَّعَ الَّذِينَ سَرَقُوا لِقَاحَهُ وَسَمَلَ أَعْيُنَهُمْ بِالنَّارِ عَاتَبَهُ اللَّهُ فِي ذَلِكَ فَأَنْزَلَ اللَّهُ تَعَالَى ‏‏{‏ إِنَّمَا جَزَاءُ الَّذِينَ يُحَارِبُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ ‏}‏ الآيَةَ كُلَّهَا ‏.‏
Terjemahan
Diriwayatkan dari Abu Az-Zinad bahwa

Rasulullah saw memenggal (tangan dan kaki) dari orang-orang yang mengusir unta-untanya, dan mata mereka dicungkil dengan api. Allah menegur dia atas hal itu, dan Allah Maha Tinggi telah menurunkan seluruh ayat: “Balasan orang-orang yang berperang melawan Allah dan Rasul-Nya.”