Kitab Salah
كتاب الصلاة
Bab : Bagaimana Salah Diwajibkan
"Urwah memberitahuku bahwa 'Aisyah bersabda: 'Allah memerintahkan salah kepada Rasulullah (صلى الله عليه وسلم), dan hal pertama yang diperintahkan-Nya adalah dua rakaat sekaligus, kemudian disempurnakan empat rakaat saat berada di tempat tinggal tetapi shalat saat bepergian tetap dua rakaat, seperti yang pertama kali diperintahkan.'"
"Salah diperintahkan di bibir Nabi (صلى الله عليه وسلم), empat rakaat saat tinggal, dan dua saat bepergian, dan satu rakaat pada saat ketakutan."
Bab : Dibawa Ke Tanggungjawaban Atas Kesalahan
"Hal pertama yang akan dimintai pertanggungjawaban seseorang adalah Salahnya. Jika itu lengkap (semuanya baik dan baik), jika tidak, Allah akan berfirman: 'Lihatlah dan lihatlah apakah hamba-Ku melakukan shalat sukarela.' Jika dia ditemukan telah melakukan doa sukarela, doa-doa wajibnya akan diselesaikan dengannya."
Bab : Hadiah Bagi Orang yang Mendirikan Dosa
"Wahai Rasulullah, katakanlah kepadaku tentang perbuatan yang akan membuatku masuk ke surga." Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bersabda: "Menyembah Allah dan janganlah kamu bersekutu dengan Dia apa pun, tegakkan Salah, bayar zakat dan junjung tinggi ikatan kekerabatan. Lepaskan!" - seolah-olah dia sedang menunggangi untanya. [1] [1] Seolah-olah dia sedang menunggangi untanya, dan pria itu telah memegang kendalinya untuk menanyakan pertanyaan ini.
Bab : Memelihara Shalat Ashar
"Mereka mengalihkan perhatian kami dari Salatul-Wusta (sholat tengah) sampai matahari terbenam."
Bab : Situasi Di Mana Diperbolehkan Tidak Menghadapi Kiblat
"Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) biasa shalat sukarela (Usabbih) sambil menunggangi tunggangannya, menghadap ke arah mana pun yang menghadapnya, dan dia akan shalat Witir juga, tetapi dia tidak akan shalat yang ditentukan di atasnya."
Bab : Mengetahui Bahwa Seseorang Salah Setelah Melakukan Yang Maksimal (Untuk Menentukan Arah)
"Ketika orang-orang berada di Quba', shalat Subh, seseorang datang kepada mereka dan mengatakan bahwa wahyu telah datang kepada Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) malam sebelumnya, dan dia telah diperintahkan untuk menghadap Ka'bah. Jadi mereka berbalik, dan mereka telah menghadap ke arah Asy-Syam, tetapi sekarang mereka berbalik menghadap ke arah Ka'bah."