Sunan an-Nasa'i

Sunan an-Nasa'i 3614

Tidak Suka Menunda Membuat Surat Wasiat
Teks hadis bahasa Arab
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ، قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، قَالَ سَمِعْتُ أَبَا إِسْحَاقَ، سَمِعَ أَبَا حَبِيبَةَ الطَّائِيَّ، قَالَ أَوْصَى رَجُلٌ بِدَنَانِيرَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَسُئِلَ أَبُو الدَّرْدَاءِ فَحَدَّثَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏"‏ مَثَلُ الَّذِي يَعْتِقُ أَوْ يَتَصَدَّقُ عِنْدَ مَوْتِهِ مَثَلُ الَّذِي يُهْدِي بَعْدَ مَا يَشْبَعُ ‏"
Terjemahan
Abu Habibah at-Ta'i dijo

“Seorang manusia membuat surat wasiat dengan meninggalkan beberapa dinar (untuk dibelanjakan) di jalan Allah. Abu Ad-Darda' ditanya tentang hal itu, dan dia menceritakan bahwa Nabi berkata: 'Rupa orang yang membebaskan seorang budak atau memberikan sedekah ketika dia sedang sekarat, adalah seperti orang yang memberikan hadiah setelah dia makan kenyang. '”