أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الأَعْلَى، قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ، قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ، قَالَ سَمِعْتُ أَبِي يُحَدِّثُ، عَنْ رَجُلٍ، قَالَ كُنَّا مَعَ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَبْلَ الأَضْحَى بِيَوْمَيْنِ نُعْطِي الْجَذَعَتَيْنِ بِالثَّنِيَّةِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " إِنَّ الْجَذَعَةَ تُجْزِئُ مَا تُجْزِئُ مِنْهُ الثَّنِيَّةُ "
Terjemahan
Diriwayatkan bahwa 'Asim bin Kulaib berkata
“Saya mendengar ayah saya menceritakan dari seorang pria yang berkata: “Kami bersama Rasulullah dua hari sebelum al-Adha dan kami mulai mempersembahkan dua jadah untuk satu Thaniiyah, kemudian Rasulullah berkata: 'Jadh'ah cukup untuk apa yang cukup dengan Thaniyah.”