أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، عَنْ عَمْرٍو، عَنْ نَافِعِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ، عَنْ بِشْرِ بْنِ سُحَيْمٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم أَمَرَهُ أَنْ يُنَادِيَ أَيَّامَ التَّشْرِيقِ " أَنَّهُلاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ إِلاَّ مُؤْمِنٌ وَهِيَ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ "
Terjemahan
Diriwayatkan dari Bishr bin Suhaim bahwa
Nabi (saw) memerintahkannya untuk berseru pada hari-hari Tashriq bahwa tidak ada seorang pun yang masuk surga kecuali seorang mukmin, dan bahwa ini adalah hari-hari makan dan minum.