أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ، قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنْ مُطَرِّفٍ، عَنِ الشَّعْبِيِّ، عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ، أَنَّهُ سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَنْ قَوْلِهِ تَعَالَى{ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأَسْوَدِ } قَالَ " هُوَ سَوَادُ اللَّيْلِ وَبَيَاضُ النَّهَارِ "
Terjemahan
Diriwayatkan dari 'Adiyy bin Hatim bahwa
dia bertanya kepada Rasulullah tentang ayat "Sampai kain putih (cahaya) fajar muncul bagimu berbeda dari kain hitam (kegelapan malam)." Dia berkata: "Itu adalah kegelapan malam dan putih siang." '