أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ، قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ اللَّهِ، عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ، عَنْ أَبِي قِلاَبَةَ، عَنْ رَجُلٍ، قَالَ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم لِحَاجَةٍ فَإِذَا هُوَ يَتَغَدَّى قَالَ " هَلُمَّ إِلَى الْغَدَاءِ " . فَقُلْتُ إِنِّي صَائِمٌ . قَالَ " هَلُمَّ أُخْبِرْكَ عَنِ الصَّوْمِ إِنَّ اللَّهَ وَضَعَ عَنِ الْمُسَافِرِ نِصْفَ الصَّلاَةِ وَالصَّوْمَ وَرَخَّصَ لِلْحُبْلَى وَالْمُرْضِعِ " .
Terjemahan
Diriwayatkan dari Abu Qilabah bahwa seorang pria berkata
"Saya datang kepada Nabi untuk membahas sesuatu dan dia sedang sarapan. Dia berkata: 'Datang dan makan.' Saya berkata: 'Saya berpuasa.' Dia berkata: 'Datang dan aku akan memberitahumu tentang puasa. Allah telah melepaskan setengah dari shalat dan puasa dari musafir, dan Dia telah memberikan kelonggaran kepada wanita hamil dan orang sakit."