أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ حَدَّثَنَا حَفْصٌ، عَنْ هِشَامٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْكُفِّنَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فِي ثَلاَثَةِ أَثْوَابٍ بِيضٍ يَمَانِيَةٍ كُرْسُفٍ لَيْسَ فِيهَا قَمِيصٌ وَلاَ عِمَامَةٌفَذُكِرَ لِعَائِشَةَ قَوْلُهُمْ فِي ثَوْبَيْنِ وَبُرْدٍ مِنْ حِبَرَةٍ فَقَالَتْ قَدْ أُتِيَ بِالْبُرْدِ وَلَكِنَّهُمْ رَدُّوهُ وَلَمْ يُكَفِّنُوهُ فِيهِ
Terjemahan
Hisyam meriwayatkan dari ayahnya, dari 'Aisyah bahwa

Rasulullah diselimuti tiga pakaian putih Yaman dari katun, di antaranya tidak ada kemeja dan serban. Disebutkan kepada 'Aisyah bahwa mereka berkata: "Dia dimakamkan dengan dua pakaian dan sebuah Burd yang terbuat dari Hibrah." Dia berkata: "Seorang Burd dibawa, tetapi mereka mengirimkannya kembali dan tidak menyelimutinya di dalamnya."