أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ، قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنِ الْبَرَاءِ، قَالَلَمَّا نَزَلَتْ { لاَ يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ } جَاءَ ابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ وَكَانَ أَعْمَى فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَكَيْفَ فِيَّ وَأَنَا أَعْمَى قَالَ فَمَا بَرِحَ حَتَّى نَزَلَتْ { غَيْرُ أُولِي الضَّرَرِ } .
Terjemahan
Diriwayatkan bahwa Al-Bara' berkata
“Ketika diturunkan sebagai berikut: “Tidak sama dengan orang-orang mukmin yang duduk (di rumah),” [1] Ibnu Umm Maktum, yang buta, datang dan berkata: “Wahai Rasulullah, bagaimana dengan saya? Aku buta.” Beliau berkata: “Dia tidak pergi sebelum diturunkan yang berikut: kecuali orang-orang yang cacat (karena cedera atau buta atau lumpuh).” [2] [1] An-Nisa' 4:95. [2] An-Nisa' 4:95. [2]