أَخْبَرَنَا عِيسَى بْنُ حَمَّادٍ، قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنِ ابْنِ عَجْلاَنَ، عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏"‏ لاَ يَجْتَمِعَانِ فِي النَّارِ مُسْلِمٌ قَتَلَ كَافِرًا ثُمَّ سَدَّدَ وَقَارَبَ وَلاَ يَجْتَمِعَانِ فِي جَوْفِ مُؤْمِنٍ غُبَارٌ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَفَيْحُ جَهَنَّمَ وَلاَ يَجْتَمِعَانِ فِي قَلْبِ عَبْدٍ الإِيمَانُ وَالْحَسَدُ ‏"
Terjemahan
Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah (ﷺ) berkata

“Dua orang tidak akan pernah berkumpul di neraka: seorang Muslim yang membunuh seorang kafir kemudian mencoba yang terbaik dan tidak menyimpang. Dan tidak akan pernah dikumpulkan dua di paru-paru seorang mukmin: debu di jalan Allah dan bau neraka. Dan dua orang tidak akan pernah berkumpul di dalam hati salep: iman dan iri hati.