أَخْبَرَنَا حُمَيْدُ بْنُ مَسْعَدَةَ، عَنْ سُفْيَانَ، - وَهُوَ ابْنُ حَبِيبٍ - عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنِ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ، عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ جَاءَتْ سَهْلَةُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ سَالِمًا يَدْخُلُ عَلَيْنَا وَقَدْ عَقَلَ مَا يَعْقِلُ الرِّجَالُ وَعَلِمَ مَا يَعْلَمُ الرِّجَالُ . قَالَ " أَرْضِعِيهِ تَحْرُمِي عَلَيْهِ بِذَلِكَ " . فَمَكَثْتُ حَوْلاً لاَ أُحَدِّثُ بِهِ وَلَقِيتُ الْقَاسِمَ فَقَالَ حَدِّثْ بِهِ وَلاَ تَهَابُهُ
Terjemahan
Diriwayatkan bahwa 'Aisha berkata
Sahlah datang kepada Rasulullah dan berkata: “Ya Rasulullah, Salim masuk ke atas kami dan dia mengerti apa yang manusia pahami, dan mengetahui apa yang diketahui manusia.” Beliau berkata: “Berilah dia makan, maka kamu akan menjadi haram baginya dengan itu.” (Ibnu Abi Mulaikah, salah seorang narator berkata:) Selama setahun saya tidak menceritakan hal ini, kemudian saya bertemu Al-Qasim dan dia berkata: 'Ceritakanlah dan jangan khawatir tentang hal itu. '”