أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ، عَنْ يَحْيَى، عَنْ فِطْرٍ، قَالَ حَدَّثَنِي مُسْلِمُ بْنُ صُبَيْحٍ، قَالَ سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ، يَقُولُ ذَهَبَ بِي أَبِي إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم يُشْهِدُهُ عَلَى شَىْءٍ أَعْطَانِيهِ فَقَالَ " أَلَكَ وَلَدٌ غَيْرُهُ " . قَالَ نَعَمْ . وَصَفَّ بِيَدِهِ بِكَفِّهِ أَجْمَعَ كَذَا أَلاَ سَوَّيْتَ بَيْنَهُمْ .
Terjemahan
An-Nu'man bin Bashir dijo
“Ayah saya membawa saya kepada Nabi untuk memintanya untuk menjadi saksi atas sesuatu yang telah dia berikan kepada saya. Dia berkata: “Apakah kamu memiliki anak lain?” Dia menjawab: “Ya.” Dia memberi isyarat dengan tangannya yang dipegang secara horizontal seperti ini, (berkata): 'Mengapa kamu tidak memperlakukan mereka semua sama? '”