أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ، قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى، قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ مُطَرِّفٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏"‏ ‏‏{‏أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ * حَتَّى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ‏}‏ قَالَ يَقُولُ ابْنُ آدَمَ مَالِي مَالِي وَإِنَّمَا مَالُكَ مَا أَكَلْتَ فَأَفْنَيْتَ أَوْ لَبِسْتَ فَأَبْلَيْتَ أَوْ تَصَدَّقْتَ فَأَمْضَيْتَ ‏"
Terjemahan
Diriwayatkan dari Mutarrif, dari ayahnya, bahwa Nabi berkata

“Persaingan timbal balik (untuk menumpuk barang-barang duniawi) mengalihkan perhatian Anda, 'Sampai Anda mengunjungi kuburan (yaitu sampai Anda mati).” Anak Adam berkata: “Hartaku, hartaku, hartaku, “tetapi hartamu adalah apa yang kamu makan dan makan, atau apa yang kamu kenakan dan habis, atau apa yang kamu berikan sebagai sedekah dan kirimkan ke depan (untuk akhirat).”