Penulis · Ilmu keislaman
Abū Ḥanīfa
أبو حنيفة النعمان بن ثابت
80–150 H
Lahir di Kufah, Abū Ḥanīfa belajar kepada Ḥammād ibn Abī Sulaymān.
Sekilas
- Fikih dan argumentasi
- Al-Fiqh al-akbar · الفقه الأكبر
- Pengajarannya menelaah kasus dan hubungan antardalil dalam tradisi fikih Kufah yang dibentuk teks serta diskusi.
Linimasa
- 80 HKelahiran
- 150 HWafat
Ikhtisar biografi
- Nama lengkap
- Abū Ḥanīfa an-Nuʿmān ibn Thābit
- Nama Arab
- أبو حنيفة النعمان بن ثابت
- Kelahiran
- 80 H
- Wafat
- 150 H
Riwayat dan pendidikan
Lahir di Kufah, Abū Ḥanīfa belajar kepada Ḥammād ibn Abī Sulaymān.
Sumber [1]
Memahami karya
Ajarannya menjadi dasar mazhab Hanafi. Abū Yūsuf dan Muḥammad ash-Shaybānī mengembangkan serta mencatat pendapat-pendapatnya. Atribusi risalah yang diriwayatkan atas namanya perlu diteliti untuk setiap teks.
Sumber [1]
Metode dan sumbangan
Pengajarannya menelaah kasus dan hubungan antardalil dalam tradisi fikih Kufah yang dibentuk teks serta diskusi. Menyederhanakannya sebagai akal melawan hadits menyesatkan; pemahaman, perbandingan, dan penerapan sumber juga mendasar.
Sumber [1]
Periwayatan dan warisan
Abū Yūsuf dan Muḥammad ash-Shaybānī meriwayatkan, mengembangkan, dan kadang mendiskusikan pendapatnya. Mazhab Hanafi lahir melalui kerja kolektif berkelanjutan. Risalah akidah atas namanya memiliki sejarah atribusi berbeda, bukan satu buku autograf modern.
Sumber [1]
Panduan membaca
Kenali persoalan dan mazhab penulis terlebih dahulu. Bedakan dalil, penafsiran, dan pendapat pilihannya. Pembahasan teknis sering memerlukan bekal dasar; definisi dan argumen mazhab lain membantu memahami nalar tanpa menganggap setiap pendapat sebagai ijmak.
Sumber [1]
Karya pilihan
Al-Fiqh al-akbar · الفقه الأكبر
Teologi dan akidahRisalah akidah yang dinisbatkan kepada Abū Ḥanīfa; versi dan periwayatannya perlu diteliti tersendiri.
Al-ʿĀlim wa-l-mutaʿallim · العالم والمتعلم
Teologi dan akidahDialog akidah yang diriwayatkan atas namanya; perhatikan sejarah atribusinya.
Sumber dan referensi biografi
Referensi untuk mendalami riwayat dan karya Abū Ḥanīfa: