Ahadith tentang Dajjal dan Pertanda Jamah Riyad as-Salihin 1849

Teks hadis bahasa Arab
وعن أم المؤمنين صفية بن حيي رضي الله عنها قالت‏:‏ كان النبي صلى الله عليه وسلم معتكفاً، فأتيته أزوره ليلاً، فحدثته ثم قمت لأنقلب، فقام معي ليقلبني، فمر رجلان من الأنصار رضي الله عنهما ، فلما رأيا النبي صلى الله عليه وسلم أسرعا، فقال صلى الله عليه وسلم ‏:‏ على رسلكما إنها صفية بنت حيي فقالا‏:‏ سبحان الله يا رسول الله‏!‏ ‏:‏‏"‏إن الشيطان يجري من ابن آدم مجرى الدم، وإني خشيت أن يقذف في قلوبكما شراً أو قال‏:‏ شيئاً” ‏(‏‏(‏متفق عليه‏)‏‏)‏‏.‏
Terjemahan
Safiyyah binti Huyai (semoga Allah ridho kepadanya), Bunda orang-orang beriman, berkata

Saya datang untuk mengunjungi Nabi (ﷺ) ketika dia berada di negara I'tikaf [(pengasingan) di masjid selama sepuluh hari terakhir Ramadhan]. Setelah berbicara dengannya, saya bangkit untuk kembali. Nabi (ﷺ) juga bangkit bersama saya dan menemani saya sebagian jalan. Pada saat itu dua pria Ansari lewat. Ketika mereka melihatnya, mereka mempercepat langkah mereka. Nabi (ﷺ) berkata kepada mereka, "Jangan terburu-buru. Dia adalah Safiyyah, putri Huyai, istriku." Mereka berkata: "Subhan Allah (Allah bebas dari ketidaksempurnaan)! Wahai Rasulullah! (Kamu jauh dari kecurigaan apa pun)." Rasulullah (ﷺ) bersabda, "Setan beredar dalam diri seseorang seperti darah (dalam aliran darah). Aku khawatir Setan tidak akan menjatuhkan beberapa pikiran jahat dalam pikiranmu." [Al-Bukhari dan Muslim].