Riyad as-Salihin

Riyad as-Salihin 650

Kemarahan terhadap pelanggaran hukum ilahi
Teks hadis bahasa Arab
وعنها أن قريشاً أهمهم شأن المرأة المخزومية التى سرقت فقالوا‏:‏ من يكلم فيها رسول الله صلى الله عليه وسلم‏؟‏ فقالوا‏:‏ من يجترئ عليه إلا أسامة بن زيد حب رسول الله صلى الله عليه وسلم‏؟‏ فكلمة أسامة، فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم‏:‏ “أتشفع في حد من حدود الله تعالى‏؟‏‏!‏” ثم قام فاختطب ثم قال‏:‏ “إنما أهلك من قبلكم أنهم كانوا إذا سرق فيهم الشريف تركوه، وإذا سرق فيهم الضعيف أقاموا عليه الحد‏!‏ وايم الله، لو أن فاطمة بنت محمد سرقت لقطعت يدها” ‏(‏‏(‏متفق عليه‏)‏‏)‏ ‏.‏
Terjemahan
Dari Aisha -raḍiyallāhu 'anhu-

Suku Quraish sangat khawatir tentang kasus seorang wanita Makhzumiyah yang telah melakukan pencurian dan bertanya-tanya siapa yang harus menjadi syafaat untuknya dengan Rasulullah (ﷺ) (agar dia tidak akan dihukum karena kejahatannya). Beberapa mengatakan Usamah bin Zaid -raḍiyallāhu 'anhu- adalah kekasihnya dan jadi dia mungkin berani melakukannya. Maka Usamah -raḍiyallāhu 'anhu- berbicara kepadanya tentang hal itu dan Nabi (ﷺ) berkata kepadanya, “Apakah kamu menjadi syafaat ketika salah satu hukuman hukum yang ditetapkan oleh Allah telah dibatalkan?” Kemudian dia bangkit dan berkata kepada orang-orang itu, “Orang-orang sebelum kamu hancur karena ketika seorang bangsawan di antara mereka melakukan pencurian, mereka akan meninggalkannya, tetapi jika orang yang lemah di antara mereka melakukan pencurian, mereka akan melaksanakan hukuman hukum atas dia. Demi Allah, seandainya Fatimah, putri Muhammad, melakukan pencurian, aku akan memotong tangannya. (Al-Bukhari dan Muslim)