Rasulullah (ﷺ) bersabda, "Waspadalah terhadap kecurigaan, karena kecurigaan adalah yang terburuk dari cerita palsu. Jangan mencari kesalahan orang lain. Jangan saling memata-matai, dan jangan mempraktikkan Najsh (berarti menawarkan harga tinggi untuk sesuatu untuk memikat pelanggan lain yang tertarik dengan hal itu). Jangan cemburu satu sama lain dan jangan memelihara permusuhan satu sama lain. Jangan memutuskan hubungan satu sama lain. Jadilah hamba Allah, dan jadilah saudara satu sama lain seperti yang diperintahkan-Nya. Seorang Muslim adalah saudara dari seorang Muslim. Dia tidak boleh menindasnya atau mempermalukannya. Kesalehan ada di sini! Kesalehan ada di sini!" Sambil berkata demikian dia menunjuk ke arah dadanya. "Cukup jahat bagi seorang Muslim untuk meremehkan saudara Muslimnya. Segala sesuatu dari seorang Muslim tidak dapat diganggu gugat bagi saudaranya dalam Iman: darahnya, kekayaannya dan kehormatannya. Sesungguhnya Allah tidak melihat tubuhmu atau wajahmu, melainkan Dia melihat hatimu dan perbuatanmu." Narasi lain adalah: "Jangan merasa iri hati satu sama lain; jangan memelihara permusuhan; jangan saling memata-matai dan jangan saling menipu. Jadilah hamba Allah, saudara-saudara satu sama lain." Narasi lain adalah: "Jangan memiliki hubungan yang terasing satu sama lain. Jangan memelihara permusuhan dan jangan merasa iri satu sama lain. Wahai para penyembah Allah! Jadilah saudara!" Narasi lain adalah: "Jangan menjauhkan hubungan timbal balik dan jangan campur tangan ke dalam transaksi yang kemungkinan akan diselesaikan dengan orang lain." [Muslim].