Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah
Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah 146
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ، قَالَ: حَدَّثَنِي أَبِي، عَنْ يُونُسَ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ: مَا أَكَلَ نَبِيُّ اللهِ عَلَى خِوَانٍ، وَلا فِي سُكُرَّجَةٍ، وَلا خُبِزَ لَهُ مُرَقَّقٌ قَالَ: فَقُلْتُ لِقَتَادَةَ: فَعَلامَ كَانُوا يَأْكُلُونَ؟ قَالَ: عَلَى هَذِهِ السُّفَرِ قَالَ مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ: يُونُسُ هَذَا الَّذِي رَوَى عَنْ قَتَادَةَ هُوَ يُونُسُ الإِسْكَافُ.
Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.
Anas bin Malik meriwayatkan bahwa Nabi tidak makan di atas meja maupun di piring-piring kecil, dan tidak dibuatkan roti tipis untuk beliau. Ia ditanya, “Lalu mereka makan di atas apa?” Qatadah menjawab, “Di atas hamparan makan ini.” Muhammad bin Basysyar menjelaskan bahwa Yunus yang meriwayatkan dari Qatadah ialah Yunus al-Iskaf.