Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah

Sepatu Rasoolullah

باب ماجاء في نعل رسول الله صلى الله عليه وسلم

Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah 74
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Qatada berkata, “Aku bertanya kepada Anas ibn Malik.

“Bagaimana sandal Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-?” Dia berkata: “Mereka memiliki dua tali.”

Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah 75
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Ibnu Abbas dijo

“Sandal Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memiliki dua tali dengan tali ganda.”

Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah 76
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Isa bin Tahman berkata

“Anas ibn Malik membawa kepada kami sepasang sandal tak berbulu dengan dua tali. Kemudian Thabit memberitahuku setelah itu, atas otoritas Anas, bahwa itu adalah sandal Nabi (Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian).”

Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah 77
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Ubaid bin Juraij berkata kepada Ibnu Umar

“Aku melihatmu mengenakan sandal kulit sapi kecokelatan tanpa rambut di atasnya [an-ni'al as-sibtiyya].” Dia menjawab: “Saya melihat Rasulullah -Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian- mengenakan sandal yang tidak ada rambut, dan dia melakukan ritual wudhu kecil di dalamnya, jadi saya suka memakainya!”

Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah 78
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abu Huraira dijo

“Sandal Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memiliki dua tali.

Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah 79
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Amr ibn Huraith dijo

“Saya melihat Rasulullah (Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian) melakukan shalat ritual dengan sandal yang dijahit.”

Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah 80, 81
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abu Hurairah melaporkan bahwa Rasulullah berkata (Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian)

“Jangan biarkan seorangpun dari kalian berjalan dengan sandal. Biarlah dia memakai keduanya atau melepas keduanya!”

Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah 82
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Jabir melaporkan

“Nabi (Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian) melarang seseorang (mengacu pada pria itu) untuk makan dengan tangan kirinya, atau berjalan dengan sandal tunggal.”

Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah 83
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abu Huraira dijo

Rasulullah SAW bersabda: “Apabila salah seorang di antara kalian mengenakan sandal, hendaklah ia mulai dari kanan, dan apabila ia melepaskannya, hendaklah ia mulai dari kiri, karena yang kanan harus dipakai pertama, dan yang terakhir dilepas.”

Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah 84
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
'A'isha katanya

“Rasulullah -Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian- ingin memulai apa pun yang dia bisa di sisi kanan, dalam menyisir, alas kaki dan pemurniannya.”

Ash-Shama'il Al-Muhammadiyah 85
Tampilkan teks Arab
Terjemahan
Abu Huraira dijo

“Sandal Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memiliki dua tali, seperti halnya sandal Abu Bakr dan 'Umar -raḍiyallāhu 'anhu 'anhu-, dan yang pertama mengikat satu simpul adalah 'Utsman -raḍiyallāhu 'anhu-.