حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدِ اللهِ الْمُحَارِبِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ أَبِي حَازِمٍ، عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، قَالَ: اتَّخَذَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم خَاتَمًا مِنْ ذَهَبٍ، فَكَانَ يَلْبَسُهُ فِي يَمِينِهِ، فَاتَّخَذَ النَّاسُ خَوَاتِيمَ مِنْ ذَهَبٍ فَطَرَحَهُ صلى الله عليه وسلم، وَقَالَ: لا أَلْبَسُهُ أَبدًا فَطَرَحَ النَّاسُ خَوَاتِيمَهُمْ.
Terjemahan
Ibnu Umar dijo
“Rasulullah -Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian- memilih cincin meterai emas, dan dia memakainya di tangan kanannya. Karena itu orang-orang memilih cincin meterai emas, maka dia membuangnya (Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian) dan berkata: “Aku tidak akan pernah memakainya!” Oleh karena itu, orang-orang membuang cincin meterai mereka.”