Jami' at-Tirmidhi
Jami` at-Tirmidhi 2122
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ الْهَمْدَانِيِّ، عَنِ الْحَارِثِ، عَنْ عَلِيٍّ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَضَى بِالدَّيْنِ قَبْلَ الْوَصِيَّةِ وَأَنْتُمْ تَقْرَءُونَ الْوَصِيَّةَ قَبْلَ الدَّيْنِ . قَالَ أَبُو عِيسَى وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا عِنْدَ عَامَّةِ أَهْلِ الْعِلْمِ أَنَّهُ يُبْدَأُ بِالدَّيْنِ قَبْلَ الْوَصِيَّةِ .
Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.
Ibn Abi Umar telah menyampaikan kepada kami: Sufyan bin Uyainah telah menyampaikan kepada kami, dari Abu Ishaq al-Hamdani, dari al-Harits, dari Ali, bahwa Nabi menetapkan agar utang dibayar sebelum wasiat, padahal kalian membaca wasiat sebelum utang. Abu Isa berkata, «Mayoritas ulama mengamalkan ketentuan ini: pembayaran utang didahulukan sebelum pelaksanaan wasiat».