Apa Yang Telah Terkait Tentang Penundaan Orang Kaya (Membayar Utang) Adalah Penindasan Jami` at-Tirmidhi 1308
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ " مَطْلُ الْغَنِيِّ ظُلْمٌ وَإِذَا أُتْبِعَ أَحَدُكُمْ عَلَى مَلِيٍّ فَلْيَتْبَعْ " . قَالَ وَفِي الْبَابِ عَنِ ابْنِ عُمَرَ وَالشَّرِيدِ بْنِ سُوَيْدٍ الثَّقَفِيِّ
Terjemahan
Narasi dari Abu Hurairah
Bahwa Nabi (ﷺ) berkata: “Penundaan (dalam membayar hutang) oleh orang kaya adalah penindasan. Jadi jika utang Anda ditransfer dari debitur Anda ke debitur kaya, Anda harus setuju.”
Dia berkata: Ada narasi tentang topik ini dari Ibnu 'Umar, dan Ash-Sharid bin Suwaid ath-Thaqafi.