Jami' at-Tirmidhi
Jami` at-Tirmidhi 1858 b
وَبِهَذَا الإِسْنَادِ عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَأْكُلُ طَعَامًا فِي سِتَّةٍ مِنْ أَصْحَابِهِ فَجَاءَ أَعْرَابِيٌّ فَأَكَلَهُ بِلُقْمَتَيْنِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " أَمَا إِنَّهُ لَوْ سَمَّى لَكَفَاكُمْ " . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ . وَأُمُّ كُلْثُومٍ هِيَ بِنْتُ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ الصِّدِّيقِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ .
Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.
Rantai periwayatan: Sanad yang sama seperti riwayat sebelumnya: Waki; Hisham al-Dastawa’i; Budayl ibn Maysara al-Uqayli; Abd Allah ibn Ubayd ibn Umayr; Umm Kulthum; Aisha. Melalui sanad yang sama, Aisyah meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ sedang makan bersama enam sahabatnya. Seorang Badui datang lalu menghabiskan makanan itu dalam dua suap. Rasulullah ﷺ bersabda, “Seandainya ia menyebut nama Allah, makanan itu tentu cukup bagi kalian semua.” Abu Isa menilai hadis ini hasan sahih. Ummu Kultsum adalah putri Muhammad bin Abu Bakar ash-Shiddiq, semoga Allah meridainya.