Jami' at-Tirmidhi
Jami` at-Tirmidhi 1196
Apa yang telah diceritakan tentang 'Iddah seorang wanita yang suaminya meninggal
Teks hadis bahasa Arab
قَالَتْ زَيْنَبُ فَدَخَلْتُ عَلَى زَيْنَبَ بِنْتِ جَحْشٍ حِينَ تُوُفِّيَ أَخُوهَا فَدَعَتْ بِطِيبٍ فَمَسَّتْ مِنْهُ ثُمَّ قَالَتْ وَاللَّهِ مَا لِي فِي الطِّيبِ مِنْ حَاجَةٍ غَيْرَ أَنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ " لاَ يَحِلُّ لاِمْرَأَةٍ تُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ أَنْ تُحِدَّ عَلَى مَيِّتٍ فَوْقَ ثَلاَثِ لَيَالٍ إِلاَّ عَلَى زَوْجٍ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَعَشْرًا "
Terjemahan
Humaid bin Nafi menceritakan bahwa
Zainab berkata: “Maka aku masuk ke Zainab bint Jahsh ketika saudaranya meninggal. Dia meminta parfum dan memakainya, lalu berkata: “Demi Allah! Saya tidak memerlukan parfum kecuali saya mendengar Rasulullah berkata: “Tidak halal bagi seorang wanita yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir untuk meratapi orang mati lebih dari tiga malam, kecuali suaminya (dalam hal ini) empat bulan sepuluh hari.”