Sahih al-Bukhari

Gaun

كتاب اللباس

Bab : Menyisir rambut suami oleh istrinya yang sedang menstruasi

Sahih al-Bukhari 5925
Narasi `Aisha

Saya biasa menyisir rambut Rasulullah (ﷺ) selama menstruasi saya.

Hadis ini juga sampai kepada kita melalui rantai lain

Bab : Untuk mulai menyisir rambut dari sisi kanan

Sahih al-Bukhari 5926
'Aisha yang tidak disengaja

Nabi (ﷺ) dulu suka memulai dari sisi kanan sejauh mungkin dalam menyisir dan melakukan wudhu.

Bab : Apa yang telah disebutkan tentang musk

Sahih al-Bukhari 5927
Narasi Abu Huraira

Rasulullah SAW bersabda: “(Allah berfirman), “Setiap kebaikan anak Adam adalah baginya kecuali puasa; itu adalah untukku. Dan aku akan membalasnya (orang yang berpuasa).” ﷺ Sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih baik bagi Allah daripada bau kesturi.

Bab : Aroma macam apa yang direkomendasikan

Sahih al-Bukhari 5928
Narasi `Aisha

digunakan untuk mewangi Nabi (ﷺ) sebelum ia mengambil keadaan dengan aroma terbaik yang tersedia.

Bab : Siapa pun yang tidak menolak aroma

Sahih al-Bukhari 5929
Diriwayatkan oleh Thumama bin Abdullah;

Anas tidak pernah menolak (pemberian) aroma dan biasa mengatakan bahwa Nabi (ﷺ) tidak pernah menolak (hadiah) aroma.

Bab : Adh Dharira

Sahih al-Bukhari 5930
Narasi `Aisha

Selama Hajjat-al-Wada', saya mewangi Rasulullah (ﷺ) dengan Dharira dengan tangan saya sendiri, baik saat dia mengambil ihram maupun saat menyelesaikannya.

Bab : Menciptakan ruang buatan di antara gigi agar terlihat cantik

Sahih al-Bukhari 5931
Narasi dari 'Abdullah

Allah telah mengutuk para wanita yang melakukan tato dan mereka yang membuat tato, dan mereka yang menghilangkan bulu wajah mereka, dan mereka yang membuat ruang di antara gigi mereka secara artifisial agar terlihat cantik, dan wanita yang mengubah ciri-ciri yang diciptakan oleh Allah. Lalu mengapa aku tidak mengutuk orang-orang yang dikutuk Nabi (ﷺ)? Dan itu ada di dalam Kitab Allah, yaitu Firman-Nya: “Dan apa yang diberikan Rasul kepadamu, ambillah itu dan apa yang dia haramkan untuk kamu menjauhkannya.” (59:7)

Bab : Penggunaan rambut palsu

Sahih al-Bukhari 5932
Narasi Humaid bin `Abdurrahman bin `Auf

bahwa pada tahun dia melakukan haji, dia mendengar Mu'awiya bin Abi Sufyan, yang berada di mimbar dan mengambil sejumbai rambut dari salah satu penjaganya, berkata, “Di manakah orang-orang terpelajar agamamu? Saya mendengar Rasulullah (ﷺ) melarang ini (rambut palsu) dan berkata, 'Anak-anak Israel hancur ketika wanita mereka mulai menggunakan ini. '”

Sahih al-Bukhari 5933
Narasi Abu Huraira

Nabi (ﷺ) berkata, “Allah telah mengutuk wanita yang memanjangkan rambut (dirinya atau orang lain) secara artifisial dan orang yang memanjang rambutnya dan Dia yang membuat tato (dirinya sendiri atau orang lain) dan orang yang membuat tato dirinya sendiri”

Sahih al-Bukhari 5934
Narasi `Aisha

Seorang gadis Ansari menikah dan dia jatuh sakit dan semua rambutnya rontok dengan maksud memberinya rambut palsu. Mereka bertanya kepada Nabi (ﷺ) yang berkata, “Allah telah mengutuk wanita yang secara artifisial memanjangkan rambut (dia atau orang lain) dan juga orang yang memanjang rambutnya.”

Sahih al-Bukhari 5935
Narasi Asma

(putri Abu'Bakr) Seorang wanita datang kepada Rasulullah (ﷺ) dan berkata, “Saya menikahkan putri saya dengan seseorang, tetapi dia sakit dan semua rambutnya rontok, dan (karena itu) suaminya tidak menyukainya. Bolehkah aku membiarkannya menggunakan rambut palsu?” Pada hal itu Nabi (ﷺ) mengutuk seorang wanita seperti itu untuk memanjangkan rambut (dia atau orang lain) secara artifisial atau memanjang rambutnya secara artifisial.

Sahih al-Bukhari 5936
Narasi Asma'

(putri Abu Bakr) Rasulullah (ﷺ) telah mengutuk seorang wanita seperti itu karena memanjangkan rambut (dia atau orang lain) secara artifisial atau memanjang rambutnya.

Sahih al-Bukhari 5937
Diriwayatkan oleh Ibnu Umar

Rasulullah SAW (ﷺ) berkata, “Allah telah mengutuk seorang wanita yang memanjangkan rambut (dia atau orang lain) secara artifisial atau memanjangnya, dan juga seorang wanita yang membuat tato (dirinya atau orang lain) atau membuat tato dirinya sendiri.

Sahih al-Bukhari 5938
Diriwayatkan oleh Sa'id bin Al-Musaiyab

Mu'awiyah datang ke Madinah untuk terakhir kalinya dan menyampaikan khotbah. Dia mengambil seikat rambut dan berkata, “Saya pikir tidak ada yang pernah melakukan ini (yaitu menggunakan rambut palsu) kecuali orang Yahudi. Nabi (ﷺ) menyebut praktik seperti itu, (yaitu penggunaan rambut palsu), sebagai kecurangan.

Bab : Wanita yang menghilangkan rambut dari wajah, alis mata dll

Sahih al-Bukhari 5939
Narasi 'Alqama

'Abdullah mengutuk para wanita yang berlatih tato dan mereka yang menghilangkan rambut dari wajah mereka dan mereka yang menciptakan ruang di antara gigi mereka secara artifisial agar terlihat cantik, wanita-wanita seperti yang mengubah apa yang telah diciptakan Allah. Um Ya'qub berkata, “Apa itu?” Abdullah berkata, “Mengapa saya tidak mengutuk orang-orang yang dikutuk oleh Rasulullah (ﷺ) dan disebutkan dalam Kitab Allah?” Dia berkata kepadanya, “Demi Allah, saya telah membaca seluruh Al-Qur'an tetapi saya tidak menemukan hal seperti itu. Abdullah berkata, “Demi Allah, jika kamu membacanya dengan seksama, niscaya kamu akan menemukannya. (Allah berfirman:) “Dan ambillah apa yang diberikan Rasul kepadamu dan apa yang dia haramkan untuk kamu menjauhkannya.” (59,7)

Bab : Wanita yang memanjangkan rambut secara artifisial

Sahih al-Bukhari 5940
Diriwayatkan oleh Ibnu Umar

Nabi (ﷺ) telah mengutuk wanita yang memanjangkan rambutnya secara artifisial dan orang yang memanjang rambutnya, dan juga wanita yang membuat tato (dirinya sendiri atau orang lain) dan orang yang membuat tato dirinya sendiri.

Sahih al-Bukhari 5941
Narasi Asma'

Seorang wanita bertanya kepada Nabi (ﷺ) sambil berkata, “Ya Rasulullah (ﷺ)! Putriku terkena campak dan rambutnya rontok. Sekarang setelah aku menikahinya, bolehkah aku membiarkannya menggunakan rambut palsu?” Dia berkata (kepadanya), “Allah telah mengutuk wanita yang memanjangkan rambut secara artifisial dan orang yang memanjang rambutnya secara artifisial.”

Sahih al-Bukhari 5942
Diriwayatkan oleh Ibnu Umar

Saya mendengar Nabi (ﷺ) berkata, (atau Nabi (ﷺ) berkata, “Allah telah mengutuk wanita yang berlatih tato dan yang melakukannya untuk dirinya sendiri, dan juga wanita yang memanjangkan rambut secara artifisial dan yang memanjang rambutnya secara artifisial.” Nabi (ﷺ) telah mengutuk wanita-wanita seperti itu.

Sahih al-Bukhari 5943
Narasi dari Ibnu Mas'ud

Allah telah mengutuk para wanita yang melakukan tato atau mengerjakannya untuk diri mereka sendiri, dan mereka yang menghilangkan bulu dari wajah mereka, dan mereka yang membuat ruang di antara gigi mereka secara artifisial agar terlihat cantik, seperti wanita yang mengubah ciri-ciri yang diciptakan oleh Allah. Maka mengapa aku tidak mengutuk orang-orang yang dikutuk Rasulullah (ﷺ) dan orang-orang yang dikutuk dalam Kitab Allah juga?

Bab : Wanita yang berlatih tato

Sahih al-Bukhari 5944
Narasi Abu Huraira

Rasulullah SAW (ﷺ) berkata, “Mata jahat adalah fakta,” dan dia melarang tato.