Sunan Ibn Majah

Puasa

كتاب الصيام

Bab : Apa yang diriwayatkan menyangkut: "Berpuasa ketika kamu melihatnya (bulan sabit baru) dan berhentilah berpuasa ketika kamu melihatnya"

Sunan Ibn Majah 1655
Tidak disebutkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda

"Ketika Anda melihat bulan sabit baru maka berpuasa, dan ketika Anda melihatnya maka berhentilah berpuasa. Jika berawan maka berpuasa tiga puluh hari."

Sunan Ibn Majah 1654
Tidak diceritakan dari Ibnu 'Umar bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda

'Ketika Anda melihat bulan sabit baru, cepat, dan ketika Anda melihatnya, berhentilah berpuasa. Jika berawan maka hitung (tiga puluh hari)." Ibn'Umar biasa berpuasa sehari sebelum bulan sabit baru terlihat.

Bab : Apa yang diriwayatkan mengenai kesaksian bahwa seseorang telah melihat bulan sabit

Sunan Ibn Majah 1653
Tidak ada yang mengatakan bahwa 'Umair bin Anas bin Malik mengatakan

"Paternalku di antara Ansar yang berada di antara para sahabat Rasulullah (ﷺ) mengatakan kepadaku: 'Bulan sabit baru Syawal ditutupi awan, jadi kami berpuasa keesokan harinya. Kemudian beberapa penunggang kuda datang pada penghujung hari dan bersaksi kepada Nabi (ﷺ) bahwa mereka telah melihat bulan sabit baru pada malam sebelumnya. Rasulullah (ﷺ) memerintahkan mereka untuk berbuka puasa dan keluar untuk shalat Idul Fitri keesokan paginya."

Sunan Ibn Majah 1652
Tidak diragukan bahwa Ibnu 'Abbas mengatakan

"Seorang Badui datang kepada Nabi (ﷺ) dan berkata: 'Aku telah melihat bulan sabit baru malam ini.' Dia berkata: 'Apakah kamu bersaksi bahwa tidak ada yang berhak untuk disembah selain Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasulullah (ﷺ?') Dia berkata: 'Ya.' Dia berkata: 'Bangunlah, hai Bilal, dan beritahukan kepada orang-orang bahwa mereka harus berpuasa besok.'" Abu 'Ali berkata: "Beginilah diriwayatkan dari Walid bin AbuThawr dan Hasan bin 'Ali. Diriwayatkan juga dari Hammad bin Salamah, tetapi dia tidak menyebutkan Ibnu 'Abbas. Dia berkata: 'Dan dia mengumumkan bahwa mereka harus melakukan shalat dan bahwa mereka harus berpuasa.'"

Bab : Apa yang diriwayatkan tentang larangan mengantisipasi Ramadhan dengan berpuasa sebelum itu, kecuali orang yang memiliki pola kebiasaan puasa dan bertepatan dengan itu

Sunan Ibn Majah 1651
Tidak disebutkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda

'Ketika itu adalah pertengahan Sya'ban, jangan berpuasa sampai Ramadhan tiba."

Sunan Ibn Majah 1650
Tidak disebutkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda

'Janganlah kamu mengantisipasi Ramadhan dengan berpuasa satu atau dua hari sebelumnya, kecuali bagi orang yang memiliki kebiasaan berpuasa, dalam hal ini biarlah dia berpuasa."

Bab : Apa yang diriwayatkan tentang bergabung dengan Sya'ban ke Ramadhan

Sunan Ibn Majah 1648
Tidak ada yang dikatakan Umm Salamah

"Rasulullah (ﷺ) biasa bergabung dengan Sya'ban pada bulan Ramadhan."

Sunan Ibn Majah 1649
Tidak diragukan bahwa Rabi'ah bin Ghaz bertanya kepada 'Aisyah tentang puasa Rasulullah (ﷺ). Dia mengatakan

"Dia biasa berpuasa seluruh Sya'ban, sampai dia bergabung dengan Ramadhan."

Bab : Apa yang diriwayatkan tentang puasa pada hari keraguan

Sunan Ibn Majah 1647
Tidak diceritakan dari Qasim Abu 'Abdur-Rahman bahwa dia mendengar Mu'awiyahbin Abu Sufyan di atas mimbar mengatakan

"Rasulullah (ﷺ) biasa berkata dari mimbar, sebelum bulan Ramadhan: 'Puasa akan dimulai pada hari ini dan itu, tetapi kita akan mulai berpuasa lebih awal, jadi barangsiapa ingin memulai puasa lebih awal (yaitu, dalam Sya'ban), biarlah dia melakukannya, dan siapa yang ingin menunggu sampai Ramadhan dimulai, biarlah dia melakukannya.'"

Sunan Ibn Majah 1646
Tidak diragukan bahwa Abu Hurairah mengatakan

"Rasulullah (ﷺ) melarang mengantisipasi puasa dengan berpuasa satu hari sebelum melihat (bulan sabit)."

Sunan Ibn Majah 1645
Tidak diragukan bahwa Silah bin Zufar mengatakan

"Kami bersama 'Ammar pada hari itu yang ada beberapa keraguan. Seekor domba (panggang) dibawa dan beberapa orang pindah. 'Ammar berkata: 'Barangsiapa berpuasa pada hari ini telah melanggar Abu Qasim (ﷺ).'"

Bab : Apa yang diriwayatkan mengenai keutamaan Ramadhan

Sunan Ibn Majah 1644
Tidak ada yang mengatakan bahwa Anas bin Malik mengatakan

"Ramadhan dimulai, dan Rasulullah (ﷺ) bersabda: 'Bulan ini telah datang kepadamu, dan pada saat itu ada malam yang lebih baik dari seribu bulan. Siapa pun yang kehilangan kebaikan itu kehilangan semua kebaikan, dan tidak ada yang kehilangan kebaikannya kecuali orang yang benar-benar dirampas.'"

Sunan Ibn Majah 1643
Tidak dibuktikan dari Jabir bahwa Rasulullah (ﷺ) berkata

"Setiap berbuka puasa, Allah memiliki orang-orang yang dibebaskan-Nya (dari neraka), dan itu terjadi setiap malam."

Bab : Apa yang diriwayatkan mengenai kebajikan puasa

Sunan Ibn Majah 1640
Tidak diceritakan dari Sahl bin Sa'd bahwa Nabi (ﷺ) berkata

"Di Paradise ada gerbang bernama Rayyan. Pada hari kiamat, panggilan akan keluar mengatakan: 'Di manakah mereka yang biasa berpuasa?' Barangsiapa di antara mereka yang biasa berpuasa akan memasukinya, dan barangsiapa yang memasukinya tidak akan pernah mengalami kehausan lagi."

Bab : Apa yang diriwayatkan mengenai keutamaan Ramadhan

Sunan Ibn Majah 1641
Tidak disebutkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda

'Siapa pun yang berpuasa Ramadhan karena iman dan harapan pahala, akan mengampuni dosa-dosanya sebelumnya."

Sunan Ibn Majah 1642
Tidak disebutkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda

"Ketika malam pertama Ramadhan tiba, setan-setan dan jin-jin nakal dirantai, dan pintu-pintu neraka ditutup, dan tidak ada gerbang-gerbangnya yang dibuka. Pintu-pintu surga dibuka dan tidak ada gerbang-gerbangnya yang ditutup. Dan seorang penelepon berteriak: 'Wahai pencari kebaikan, lanjutkan, hai pencari kejahatan, berhenti.' Dan Allah memiliki leher (orang-orang) yang dibebaskan-Nya (dari neraka), dan itu terjadi setiap hari."

Bab : Apa yang diriwayatkan mengenai kebajikan puasa

Sunan Ibn Majah 1639
Mutarrif, dari suku Bani 'Amir bin Sa'sa'ah meriwayatkan bahwa Utsman bin Abul-'As Ath-Thaqafi mengundangnya untuk minum susu yang dicurahkan untuknya. Mutarrif Dia mengatakan:

"Saya berpuasa."' Utsman berkata: "Aku mendengar Rasulullah (ﷺ) bersabda: 'Puasa adalah perisai melawan api seperti perisai siapa pun di antara kamu untuk melawan pertempuran.'"

Sunan Ibn Majah 1638
Tidak disebutkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda

"Setiap perbuatan baik putra Adam akan berlipat ganda. Aamal baik akan dilipatgandakan sepuluh kali lipat hingga tujuh ratus kali lipat, atau sebanyak yang Allah kehendaki. Allah berfirman: 'Kecuali berpuasa, yang adalah untukku dan Aku akan membalas untuk itu. Dia menyerahkan keinginannya dan makanannya demi Aku.' Orang yang berpuasa memiliki dua sukacita, satu ketika dia berbuka puasa dan satu lagi ketika dia bertemu Tuhannya. Bau yang keluar dari mulut orang yang berpuasa lebih baik di hadapan Allah daripada aroma musk."

Bab : Apa yang diriwayatkan mengenai keutamaan Ramadhan

Bab : Apa yang diriwayatkan tentang puasa pada hari keraguan