Sunan Ibn Majah

Puasa

كتاب الصيام

Bab : Apa yang diriwayatkan tentang puasa Nuh (as)

Sunan Ibn Majah 1714
Tidak dibuktikan dari Abu Firas bahwa dia mendengar 'Abdullah bin 'Amr berkata

"Aku mendengar Rasulullah (ﷺ) bersabda: '(Nabi) Nuh berpuasa seumur hidup, kecuali hari Fitri dan hari Adha.'"

Bab : Puasa enam hari Syawal

Sunan Ibn Majah 1715
Tidak diceritakan dari Thawban, hamba Rasulullah (ﷺ), yang dikatakan oleh Rasulullah (ﷺ)

"Siapa pun yang berpuasa enam hari setelah Fitr akan menyelesaikan tahun itu, karena siapa pun yang berbuat baik akan mendapat pahala sepuluh seperti itu."

Bab : Apa yang diriwayatkan tentang puasa Dawud (as)

Sunan Ibn Majah 1713
Tidak diragukan bahwa Abu Qatadah mengatakan

"Umar bin Khattab berkata: 'OMessenger Allah! Bagaimana dengan orang yang berpuasa dua hari dan tidak berpuasa satu hari?' Dia berkata: 'Apakah ada yang bisa melakukan itu?' Dia berkata: 'OMessenger Allah! Bagaimana dengan orang yang berpuasa satu hari dan bukan hari berikutnya?' Dia berkata: 'Itu adalah puasa Dawud.' Dia berkata: 'Bagaimana dengan aman yang berpuasa satu hari dan tidak berpuasa dua hari berikutnya?' Dia berkata: 'Saya berharap saya diberi kemampuan untuk melakukan itu.'"

Sunan Ibn Majah 1712
Tidak disebutkan dari 'Abdullah bin 'Amr bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda

"Puasa yang paling dicintai Allah adalah puasa Dawud, karena dia biasa berpuasa satu hari dan bukan hari berikutnya. Dan doa yang paling dicintai kepada Allah adalah doa Dawud; Dia biasa tidur setengah malam, berdoa sepertiga malam dan tidur seperenam malam."

Bab : Apa yang diriwayatkan tentang puasa Nabi (saws)

Sunan Ibn Majah 1711
Tidak diragukan bahwa Ibnu 'Abbas mengatakan

"Rasulullah (ﷺ) biasa berpuasa sampai kami berpikir dia tidak akan pernah berhenti berpuasa. Dan dia biasa tidak berpuasa sampai kami berpikir kami tidak akan pernah berpuasa. Dan dia tidak pernah berpuasa sebulan penuh selain Ramadhan, sejak dia datang ke Al-Madinah."

Sunan Ibn Majah 1710
Tidak diragukan bahwa Abu Salamah mengatakan

"Aku bertanya kepada 'Aisyah tentang puasa Nabi (ﷺ). Dia berkata: "Dia biasa berpuasa sampai kami pikir dia akan selalu berpuasa. Dan dia dulu tidak berpuasa sampai kami selalu tidak berpuasa. Saya tidak pernah melihatnya berpuasa lebih dari di Sya'ban. Dia biasa berpuasa seluruh Sya'ban; dia biasa berpuasa semua Sya'ban kecuali sedikit.'"

Bab : Apa yang diriwayatkan tentang puasa tiga hari setiap bulan

Sunan Ibn Majah 1709
Tidak dibuktikan dari Mu'adhah Al-'Adawiyyah bahwa 'Aisyah berkata

"Rasulullah (ﷺ) biasa berpuasa tiga hari setiap bulan." Aku berkata: "Yang manakah itu?" Dia berkata: "Dia tidak peduli hari apa itu."

Sunan Ibn Majah 1708
Tidak dibuktikan dari Abu Dharr bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda

"Barangsiapa berpuasa tiga hari setiap bulan, itu adalah puasa seumur hidup." Kemudian, sebagai kesaksian tentang hal itu, Allah mengungkapkan: "Barangsiapa membawa perbuatan baik akan mendapat sepuluh kali sejenisnya untuk kreditnya." [6:160] Jadi satu hari setara dengan sepuluh (sebagai pahala).

Bab : Apa yang diriwayatkan tentang puasa abadi

Sunan Ibn Majah 1706
Tidak disebutkan dari 'Abdullah bin 'Amr bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda

"Tidak ada puasa bagi orang yang berpuasa terus-menerus."

Bab : Apa yang diriwayatkan tentang puasa tiga hari setiap bulan

Sunan Ibn Majah 1707
Itu tidak diceritakan dari 'Abdul-Malik bin Minhal, dari ayahnya bahwa

Rasulullah (ﷺ) biasa memerintahkan puasa pada hari-hari yang cerah – hari ketiga belas, keempat belas dan lima belas (ketika bulan purnama). Dia berkata: "Ini seperti berpuasa seumur hidup." Rantai lain dari 'Abdul-Malik bin Qatadah bin Malhan Al-Qaisi, dari ayahnya, dari Nabi (ﷺ) dengan kata-kata serupa. Ibnu Majah berkata: Shu'bah salah (atas nama salah satu perawi) dan Hammam benar.

Bab : Apa yang diriwayatkan tentang puasa abadi

Sunan Ibn Majah 1705
Tidak ada yang diceritakan dari 'Abdullah bin Shikhkhir bahwa ayahnya mengatakan

"Nabi (ﷺ) bersabda: 'Barangsiapa berpuasa terus-menerus, ia tidak berpuasa atau berbuka puasa.'"

Bab : Apa yang diriwayatkan tentang seorang pria yang terbangun dalam keadaan ketidakmurnian seksual dan ingin berpuasa

Sunan Ibn Majah 1704
Tidak diragukan bahwa Nafi' berkata

"Saya bertanya kepada Umm Salamah tentang seorang pria yang bangun di pagi hari ketika dia dalam keadaan tidak murni seksual dan ingin berpuasa. Dia berkata: "Rasulullah (ﷺ) biasa bangun di pagi hari dalam keadaan kenajisan seksual setelah berhubungan intim, bukan karena mimpi basah, kemudian dia akan mandi dan menyelesaikan puasanya.'"

Sunan Ibn Majah 1703
Tidak ada yang dimaksud bahwa 'Aisyah berkata

"Nabi (ﷺ) biasa menghabiskan malam dalam keadaan kenajisan seksual, maka Bilal akan datang kepadanya dan memberitahukannya bahwa sudah waktunya untuk shalat. Jadi dia akan bangun dan mandi, dan saya akan melihat air menetes dari kepalanya, kemudian dia akan keluar dan saya akan mendengar suaranya selama shalat Subuh." (Salah satu narator) Mutarrif berkata: "Saya berkata kepada Amir: 'Apakah itu selama Ramadhan?' Dia berkata: 'Di Ramadhan dan di waktu-waktu lain.'"

Sunan Ibn Majah 1702
Tidak ada yang dimaksud bahwa 'Abdullah bin 'Amr Al-Qari mengatakan

"Aku mendengar Abuhurairah berkata: 'Tidak, demi Tuhan Ka'bah! Saya tidak mengatakan: "Barangsiapa bangun dalam keadaan ketidakmurnian seksual (dan ingin berpuasa) maka dia tidak boleh berpuasa." Muhammad (ﷺ) mengatakannya.'"

Bab : Apa yang diriwayatkan tentang membuat puasa menjadi kewajiban pada diri sendiri sejak malam sebelumnya, dan memiliki pilihan (untuk berbuka puasa sukarela) di siang hari

Sunan Ibn Majah 1701
Tidak ada yang dimaksud bahwa 'Aisyah berkata

"Rasulullah (ﷺ) akan masuk ke arahku dan berkata: 'Apakah engkau memiliki sesuatu (makanan)?' Jika kita berkata: 'Tidak,' dia akan berkata, 'Kalau begitu saya berpuasa.' Jadi dia akan terus berpuasa, kemudian kami diberi makanan, dia akan membatalkan puasanya." Dia berkata: "Kadang-kadang dia akan berpuasa dan (kemudian) berbuka puasa (yaitu, menggabungkan puasa dan berbuka puasa dalam satu hari)." Saya berkata: "Bagaimana itu?" Dia berkata: "Seperti orang yang pergi dengan amal (yaitu, sesuatu untuk diberikan dalam amal), dan dia memberikan beberapa dan menyimpannya."

Sunan Ibn Majah 1700
Tidak disebutkan dari Hafsah bahwa Rasulullah (ﷺ) berkata

"Tidak ada puasa bagi orang yang tidak membebani dirinya sendiri sejak malam sebelumnya."

Bab : Apa yang telah diceritakan mengenai apa yang dianjurkan bagi seseorang untuk berbuka puasa

Sunan Ibn Majah 1699
Salmanbin 'Amr meriwayatkan bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda

"Ketika ada di antara kalian yang berbuka puasa, biarlah dia berbuka puasa dengan kurma. Jika dia tidak dapat menemukan kurma, maka biarlah dia memecahkannya dengan air, karena itu adalah sarana pemurnian."

Bab : Apa yang diriwayatkan tentang tergesa-gesa berbuka puasa

Sunan Ibn Majah 1698
Tidak disebutkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda

"Orang-orang akan tetap berada pada kebaikan selama mereka bergegas berbuka puasa. Cepatlah berbuka puasa, karena orang Yahudi menundanya."

Sunan Ibn Majah 1697
Tidak diceritakan dari Sahl bin Sa'd bahwa Nabi (ﷺ) berkata

"Orang-orang akan tetap berada pada kebaikan selama mereka bergegas melanggar puasa mereka."

Bab : Apa yang diriwayatkan tentang penundaan Suhur

Sunan Ibn Majah 1696
Tidak dibuktikan dari 'Abdullah bin Mas'ud bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda

"Adzan Bilal tidak boleh menghalangi siapa pun di antara kamu untuk makan Suhur, karena dia memberikan Adzan untuk mengingatkan orang-orang di antara kamu yang sedang tidur, dan agar siapa pun yang sedang shalat dapat mempersiapkan diri untuk berpuasa. Subuh tidak datang dengan cara ini, melainkan dengan cara ini, dan muncul di sepanjang cakrawala."