Dialek dan Bacaan Al-Qur'an (Kitab Al-Huruf Wa Al-Qira'at)
كتاب الحروف والقراءات
Bab 1
Nabi (saw) membaca ayat:
Dan jadikanlah sebagian maqam Ibrahim sebagai tempat shalat.
Seorang laki-laki bangun pada malam hari lalu membaca Al-Qur'an dan mengeraskan suaranya saat membacanya. Ketika pagi tiba, Rasulullah ﷺ bersabda: «Semoga Allah merahmati si Fulan! Semalam ia mengingatkan kepadaku sebuah ayat yang hampir saja aku lupakan».
Ayat ini diturunkan:
"Dan tidak mungkin seorang Nabi berkhianat (dalam urusan harta rampasan perang)"mengenai sehelai kain selimut berbulu merah yang hilang pada hari Perang Badar. Sebagian orang berkata, "Bisa jadi Rasulullah ﷺ telah mengambilnya." Maka Allah Yang Mahaperkasa lagi Maha Agung menurunkan ayat:
"Dan tidak mungkin seorang Nabi berkhianat (dalam urusan harta rampasan perang)"sampai akhir ayat tersebut.
Abu Dawud berkata: Pada kata yaghulla, huruf ya berharakat fathah.
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari sifat kikir dan pikun.
Aku datang dalam delegasi Banu Al-Muntafiq —atau di tengah delegasi Banu Al-Muntafiq— kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Kemudian ia menyebutkan hadis tersebut, lalu beliau —maksudnya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam— bersabda: "Janganlah kamu mengira" (lā taḥsibanna), dan beliau tidak mengatakan: "Janganlah kamu mengira" (lā taḥsabanna).
Kaum Muslimin menjumpai seorang laki-laki yang sedang menggembalakan sedikit kambing miliknya. Laki-laki itu berkata, "Keselamatan atas kamu sekalian." Namun mereka membunuhnya dan merampas sedikit kambing tersebut. Maka turunlah ayat: Dan janganlah kamu mengatakan kepada orang yang mengucapkan salam kepada kamu: 'Kamu bukan seorang mukmin', sedang kamu mencari harta benda kehidupan dunia, yaitu sedikit kambing tersebut.
Nabi (ﷺ) biasa membaca: "Tidaklah sama orang yang beriman yang duduk (tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai uzur (ghayru uli ad-darar)...", tetapi Sa'id tidak mengatakan "biasa membaca" demikian.
Rasulullah (saw) membaca ayat: "Dan mata dengan mata" (Al-ain bil-ain).
Rasulullah (shallallahu 'alaihi wa sallam) membaca:
Dan Kami telah tetapkan atas mereka di dalamnya (Taurat) bahwasanya jiwa dibalas dengan jiwa, mata dengan mata
'Atiyyah bin Sa'd al-'Awfi berkata: Aku membacakan kepada Abdullah bin Umar: Allah Yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, lalu ia berkata: Dari keadaan lemah. Aku membacakannya kepada Rasulullah (ﷺ) sebagaimana engkau membacakannya kepadaku, dan beliau memegangku sebagaimana aku memegangmu.
"Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira."
Nabi SAW membaca ayat: "Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira; itu lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan."
Ia mendengar Nabi (ﷺ) membaca ayat: Sesungguhnya dia telah berbuat tidak saleh.
Shahr bin Hawshab berkata: Aku bertanya kepada Ummu Salamah: "Bagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membaca ayat ini: 'Sesungguhnya dia adalah perbuatan yang tidak saleh' (innahu ‘amalun ghayru salih)?" Ia menjawab: "Beliau membacanya: 'Sesungguhnya dia beramal tidak saleh' (innahu ‘amila ghayra salih)."
Abu Dawud berkata: Hadis ini diriwayatkan pula oleh Harun an-Nahwi dan Musa bin Khalaf dari Tsabit sebagaimana yang diriwayatkan oleh Abdul Aziz.
Ketika Rasulullah ﷺ berdoa, beliau memulainya dengan dirinya sendiri dan bersabda: «Semoga rahmat Allah terlimpah kepada kami dan kepada Musa; seandainya ia bersabar, niscaya ia akan melihat keajaiban dari Sahabatnya. Namun ia berkata: { Jika aku bertanya kepadamu tentang suatu hal sesudah ini, maka janganlah engkau memperbolehkan aku menyertaimu; sesungguhnya engkau sudah cukup mendapat uzur dariku }». Hamzah memperpanjangnya.
Nabi (ﷺ) membaca ayat: "Sungguh engkau telah mencapai suatu alasan dari sisi-Ku," dan beliau memberikan tasydid padanya.
Ubayy bin Ka'b membacakan ayat ini kepadaku sebagaimana Rasulullah ﷺ membacakannya kepadanya: "di dalam mata air yang berlumpur hitam" secara ringan.
Nabi (ﷺ) bersabda: "Sesungguhnya seorang laki-laki dari penduduk Illiyin benar-benar akan melihat ke atas penduduk surga, lalu surga akan menerangi wajahnya seolah-olah itu adalah bintang yang cemerlang."
Beliau bersabda: Demikianlah hadis ini datang, "cemerlang" dengan huruf dal yang berbaris dammah tanpa hamzah, "dan sesungguhnya Abu Bakr dan Umar termasuk dari golongan mereka dan mendapatkan karunia tambahan."