حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ، حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أُمَيَّةَ، حَدَّثَنِي أَبُو عَمْرِو بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ حُرَيْثٍ، أَنَّهُ سَمِعَ جَدَّهُ، حُرَيْثًا يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏"‏ إِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ فَلْيَجْعَلْ تِلْقَاءَ وَجْهِهِ شَيْئًا فَإِنْ لَمْ يَجِدْ فَلْيَنْصِبْ عَصًا فَإِنْ لَمْ يَكُنْ مَعَهُ عَصًا فَلْيَخْطُطْ خَطًّا ثُمَّ لاَ يَضُرُّهُ مَا مَرَّ أَمَامَهُ ‏"‏ ‏.‏
Terjemahan
Tradisi ini juga telah dilaporkan oleh Abu Hurairah melalui rantai narasi yang berbeda. Abu Hurairah melaporkan

Sufyan berkata: Kami tidak menemukan apa pun yang dengannya kami dapat memperkuat tradisi ini, dan ini telah diceritakan hanya melalui rantai ini.

Dia (Ali b. al-Madini, seorang narator) berkata: Saya berkata kepada Sufyan: Ada perbedaan pendapat tentang nama (Abu Muhammad b. 'Amr). Dia merenung sejenak dan kemudian berkata: “Saya tidak ingat kecuali Abu Muhammad b. 'Amr Sufyan berkata: Seorang pria datang ke Kufah setelah kematian Isma'il b. Umayyah; dia mencari Abu Muhammad sampai dia menemukannya. Dia bertanya kepadanya (tentang tradisi ini) tetapi dia menjadi bingung. Abu Dawud berkata: Saya mendengar Ahmad b. Hanbal yang ditanyai berkali-kali bagaimana garis harus ditarik. Dia menjawab: Dengan cara ini. secara horizontal seperti bulan sabit.

Abu Dawud berkata: Saya mendengar Musaddad berkata: Ibnu Dawud berkata: Garis harus ditarik tegak lurus.

Abu Dawud berkata: Saya mendengar Ahmad b. Hanbal menjelaskan berkali-kali bagaimana garis harus ditarik. Dia berkata: Dengan cara ini secara horizontal dalam bentuk setengah lingkaran bulat seperti bulan sabit, yaitu (garis seharusnya) kurva.