حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، وَأَبُو كَامِلٍ قَالاَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ، عَنْ حَبِيبٍ الْمُعَلِّمِ، عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏"‏يَحْضُرُ الْجُمُعَةَ ثَلاَثَةُ نَفَرٍ رَجُلٌ حَضَرَهَا يَلْغُو وَهُوَ حَظُّهُ مِنْهَا وَرَجُلٌ حَضَرَهَا يَدْعُو فَهُوَ رَجُلٌ دَعَا اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ إِنْ شَاءَ أَعْطَاهُ وَإِنْ شَاءَ مَنَعَهُ وَرَجُلٌ حَضَرَهَا بِإِنْصَاتٍ وَسُكُوتٍ وَلَمْ يَتَخَطَّ رَقَبَةَ مُسْلِمٍ وَلَمْ يُؤْذِ أَحَدًا فَهِيَ كَفَّارَةٌ إِلَى الْجُمُعَةِ الَّتِي تَلِيهَا وَزِيَادَةُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ وَذَلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَقُولُ ‏‏{‏ مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا ‏}‏ ‏"
Terjemahan

Tiga golongan orang yang menghadiri shalat Jumat: Seseorang yang menghadirinya dengan bersenda gurau (berbuat sia-sia), maka itulah bagian yang didapatkannya darinya; seseorang yang menghadirinya dengan berdoa, maka ia adalah seorang yang memohon kepada Allah 'Azza wa Jalla, jika Dia menghendaki maka Dia memberikannya, dan jika Dia menghendaki maka Dia menahannya; dan seseorang yang menghadirinya dengan penuh ketenangan dan keheningan, serta tidak melompati pundak seorang Muslim dan tidak menyakiti seorang pun, maka itu menjadi penebus dosa (antara Jumat itu) hingga Jumat berikutnya ditambah tiga hari lagi. Yang demikian itu adalah karena Allah 'Azza wa Jalla berfirman:

{ Barang siapa yang datang dengan membawa kebaikan, maka baginya sepuluh kali lipatnya }