حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، حَدَّثَنِي أَبُو عَامِرٍ، حَدَّثَنَا عَبَّادُ بْنُ رَاشِدٍ، عَنِ الْحَسَنِ، حَدَّثَنِي مَعْقِلُ بْنُ يَسَارٍ، قَالَ كَانَتْ لِي أُخْتٌ تُخْطَبُ إِلَىَّفَأَتَانِي ابْنُ عَمٍّ لِي فَأَنْكَحْتُهَا إِيَّاهُ ثُمَّ طَلَّقَهَا طَلاَقًا لَهُ رَجْعَةٌ ثُمَّ تَرَكَهَا حَتَّى انْقَضَتْ عِدَّتُهَا فَلَمَّا خُطِبَتْ إِلَىَّ أَتَانِي يَخْطُبُهَا فَقُلْتُ لاَ وَاللَّهِ لاَ أُنْكِحُهَا أَبَدًا . قَالَ فَفِيَّ نَزَلَتْ هَذِهِ الآيَةُ { وَإِذَا طَلَّقْتُمُ النِّسَاءَ فَبَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَلاَ تَعْضُلُوهُنَّ أَنْ يَنْكِحْنَ أَزْوَاجَهُنَّ } الآيَةَ . قَالَ فَكَفَّرْتُ عَنْ يَمِينِي فَأَنْكَحْتُهَا إِيَّاهُ .
Terjemahan
Aku memiliki seorang saudara perempuan yang dilamar. Lalu anak pamanku mendatangiku, maka aku menikahkannya dengannya. Kemudian dia menceraikannya dengan talak yang masih memiliki hak rujuk. Dia membiarkannya hingga masa idahnya berakhir. Ketika dia dilamar lagi, dia mendatangiku untuk melamarnya. Aku berkata, "Tidak, demi Allah, aku tidak akan pernah menikahkannya denganmu." Dia berkata, "Maka mengenai diriku turunlah ayat ini: “Dan apabila kamu menceraikan istri-istrimu, lalu mereka mendekati akhir idahnya, maka janganlah kamu halangi mereka menikahi bakal suami mereka...”" Dia berkata, "Lalu aku membayar kafarat untuk sumpahnya, dan aku menikahkannya dengannya."