حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ، حَدَّثَنَا عِمْرَانُ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ عَبْدِ رَبِّهِ، عَنْ أَبِي عِيَاضٍ، عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم كَانَ إِذَا تَشَهَّدَ ذَكَرَ نَحْوَهُ وَقَالَ بَعْدَ قَوْلِهِ " وَرَسُولُهُ " . " أَرْسَلَهُ بِالْحَقِّ بَشِيرًا وَنَذِيرًا بَيْنَ يَدَىِ السَّاعَةِ مَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ رَشَدَ وَمَنْ يَعْصِهِمَا فَإِنَّهُ لاَ يَضُرُّ إِلاَّ نَفْسَهُ وَلاَ يَضُرُّ اللَّهَ شَيْئًا "
Terjemahan
Ketika Rasulullah (ﷺ) membaca tasyahud, beliau menyebutkan yang semisal dan berkata setelah ucapannya 'Dan Rasul-Nya': 'Dia mengutusnya dengan membawa kebenaran sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan sebelum hari Kiamat. Siapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, sungguh ia telah mendapat petunjuk, dan siapa yang mendurhakai keduanya, maka ia tidak membahayakan kecuali dirinya sendiri dan tidak membahayakan Allah sedikit pun.'