حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ، أَخْبَرَنَا أَبُو أَحْمَدَ، حَدَّثَنَا كَثِيرُ بْنُ زَيْدٍ، عَنِ الْمُطَّلِبِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حَنْطَبٍ، قَالَ دَخَلَ زَيْدُ بْنُ ثَابِتٍ عَلَى مُعَاوِيَةَ فَسَأَلَهُ عَنْ حَدِيثٍ، فَأَمَرَ إِنْسَانًا يَكْتُبُهُ فَقَالَ لَهُ زَيْدٌ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلمأَمَرَنَا أَنْ لاَ نَكْتُبَ شَيْئًا مِنْ حَدِيثِهِ فَمَحَاهُ ‏.‏
Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami Nashr bin Ali, telah mengabarkan kepada kami Abu Ahmad, telah menceritakan kepada kami Katsir bin Zaid, dari al-Muthallib bin Abdullah bin Hantab, dia berkata: Zaid bin Tsabit masuk menemui Mu'awiyah dan bertanya kepadanya tentang sebuah hadits. Lalu dia memerintahkan seseorang untuk menuliskannya. Zaid berkata kepadanya: Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan kami agar tidak menulis sedikit pun dari haditsnya. Maka dia menghapusnya.