Sunan Abi Dawud
Sunan Abi Dawud 2248
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ الْوَرَكَانِيُّ، أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ، - يَعْنِي ابْنَ سَعْدٍ - عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ، فِي خَبَرِ الْمُتَلاَعِنَيْنِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " أَبْصِرُوهَا فَإِنْ جَاءَتْ بِهِ أَدْعَجَ الْعَيْنَيْنِ عَظِيمَ الأَلْيَتَيْنِ فَلاَ أُرَاهُ إِلاَّ قَدْ صَدَقَ وَإِنْ جَاءَتْ بِهِ أُحَيْمِرَ كَأَنَّهُ وَحَرَةٌ فَلاَ أُرَاهُ إِلاَّ كَاذِبًا " . قَالَ فَجَاءَتْ بِهِ عَلَى النَّعْتِ الْمَكْرُوهِ .
Muhammad ibn Ja‘far al-Warkani mengabarkan kepada kami: Ibrahim—yakni Ibn Sa‘d—meriwayatkan kepada kami, dari al-Zuhri, dari Sahl ibn Sa‘d, mengenai kisah li‘an kedua pasangan. Rasulullah ﷺ bersabda, “Perhatikanlah perempuan itu. Jika ia melahirkan anak bermata sangat hitam dan berpantat besar, aku menilai laki-laki itu berkata benar. Jika ia melahirkan anak kemerahan seperti wahara, aku menilai laki-laki itu berdusta.” Ia berkata, “Perempuan itu melahirkan anak sesuai dengan ciri yang tidak disukai.”