'Abdullah bin Rabah al-Ansari, yang oleh kaum Ansar diajari ilmu fikih, datang kepada kami dari Madinah, lalu dia menceritakan kepada kami dengan berkata: Abu Qatadah al-Ansari, penunggang kuda Rasulullah (ﷺ), menceritakan kepadaku, katanya: Rasulullah (ﷺ) mengirim pasukan para pemimpin dengan kisah ini. Dia berkata: Tidak ada yang membangunkan kami kecuali matahari yang sedang terbit, maka kami bangun dan bersiap untuk salat kami. Nabi (ﷺ) bersabda: "Pelan-pelan, pelan-pelan." Hingga ketika matahari telah naik tinggi, Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Barang siapa di antara kalian yang biasa mengerjakan dua rakaat Fajar, maka hendaklah dia mengerjakannya." Maka orang yang biasa mengerjakannya dan orang yang tidak biasa mengerjakannya berdiri lalu mengerjakannya. Kemudian Rasulullah (ﷺ) memerintahkan agar diserukan aduan untuk salat, maka salat pun diserukan. Rasulullah (ﷺ) berdiri lalu mengimami kami salat, dan ketika beliau berpaling (dari salat), beliau bersabda: "Ketahuilah, sesungguhnya kita memuji Allah karena kita tidak disibukkan oleh urusan dunia apa pun yang melalaikan kita dari salat kita, akan tetapi jiwa-jiwa kita berada di tangan Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Agung, dan Dia melepaskannya kapan pun Dia kehendaki. Maka barang siapa di antara kalian mendapati salat Subuh esok hari dalam keadaan baik, maka hendaklah ia mengqadhanya bersama salat tersebut yang semisal dengannya."
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ نَصْرٍ، حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ، حَدَّثَنَا الأَسْوَدُ بْنُ شَيْبَانَ، حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ سُمَيْرٍ، قَالَ قَدِمَ عَلَيْنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ رَبَاحٍ الأَنْصَارِيُّ مِنَ الْمَدِينَةِ وَكَانَتِ الأَنْصَارُ تُفَقِّهُهُ - فَحَدَّثَنَا قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو قَتَادَةَ الأَنْصَارِيُّ فَارِسُ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ بَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم جَيْشَ الأُمَرَاءِ بِهَذِهِ الْقِصَّةِ . قَالَ فَلَمْ تُوقِظْنَا إِلاَّ الشَّمْسُ طَالِعَةً فَقُمْنَا وَهِلِينَ لِصَلاَتِنَا فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم " رُوَيْدًا رُوَيْدًا " . حَتَّى إِذَا تَعَالَتِ الشَّمْسُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " مَنْ كَانَ مِنْكُمْ يَرْكَعُ رَكْعَتَىِ الْفَجْرِ فَلْيَرْكَعْهُمَا " . فَقَامَ مَنْ كَانَ يَرْكَعُهُمَا وَمَنْ لَمْ يَكُنْ يَرْكَعُهُمَا فَرَكَعَهُمَا ثُمَّ أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَنْ يُنَادَى بِالصَّلاَةِ فَنُودِيَ بِهَا فَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَصَلَّى بِنَا فَلَمَّا انْصَرَفَ قَالَ " أَلاَ إِنَّا نَحْمَدُ اللَّهَ أَنَّا لَمْ نَكُنْ فِي شَىْءٍ مِنْ أُمُورِ الدُّنْيَا يَشْغَلُنَا عَنْ صَلاَتِنَا وَلَكِنَّ أَرْوَاحَنَا كَانَتْ بِيَدِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ فَأَرْسَلَهَا أَنَّى شَاءَ فَمَنْ أَدْرَكَ مِنْكُمْ صَلاَةَ الْغَدَاةِ مِنْ غَدٍ صَالِحًا فَلْيَقْضِ مَعَهَا مِثْلَهَا " .
Terjemahan
Khalid b. Sumair dijo